KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Banyak Produk UMKM Belum Terdaftar BPOM, Wanedi Prihatin

Selasa, 13/Maret/2018 13:04:51

MALANG (SurabayaPost.id) – Calon Wakil Walikota Malang nomor urut 1 Achmad Wanedi prihatin. Pasalnya banyak hasil produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang yang belum terdaftar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM)

Ini disampaikannya saat menyambangi pelaku UKM keripik jagung di kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Selasa (13/3).

“Produknya sudah bagus, hanya sayang masih belum dilaporkan ke BPOM,” kata Wanedi prihatin

Pemeriksaan dan sertifikasi dari BPOM menurutnya sangat penting untuk menentukan apakah olahan tersebut sudah memiliki nilai gizi yang cukup atau layak dikonsumsi masyarakat atau tidak.

“Itu penting untuk menjaga apakah produk tersebut aman dikonsumsi masyarakat atau gak,” ucapnya

Kepada para pelaku UKM keripik jagung Wanedi berpesan untuk segera mengurus nilai gizi makan sekaligus mendaftarkan produk tersebut ke BPOM. “Sebaiknya produk itu harus ada label dan diperiksa depkes, agar gizi dan kesehatannya bisa terjaga,” ujarnya

Produk yang telah terdaftar dan dinilai kandungan gizinya oleh Depkes akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. “Nanti produk itu bisa kita titip di setiap wilayah, misalnya di hotel. Intinya harus terdaftar dulu,” katanya

Mengenai pengurusan label dan pemeriksaan pemeriksaan Depkes menurutnya akan dibantu oleh pemerintah sehingga pelaku UKM tidak perlu kuatir. “Label dan depkes insyaallah gak ada biaya,” katanya

Sebagai informasi, dari kurang lebih 20 pelaku usaha yang ada di RW 07 Kelurahan Pandanwangi hampir keseluruhan belum terverifikasi dan diperiksa nilai gizinya.

“Masih banyak yang belum mas, soalnya pengurusannya agak sedikit ruwet,” kata Irma salah satu pelaku usaha keripik jagung. (Doddy Rizky)

566 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan