KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Bocor, Surat Pengembalian Plt Sekda Kota Batu Beredar Liar

Minggu, 11/Maret/2018 23:09:13

BATU (SurabayaPost.id) – Tingkat kebocoran di lingkungan Pemkot Batu ternyata sangat rawan. Wali Kota Dewanti tentu harus selalu waspada. Sebab surat yang sifatnya dinas saja bisa bocor, apalagi yang lainnya.

Buktinya, surat resmi pengembalian Plt Sekda Dr Alwi ke Gubernur Jatim, Soekarwo. Surat tertanggal 7 Maret 2018 tersebut beredar secara liar, Minggu (11/3/3018).

Banyak kalangan yang sebenarnya tak berkepentingan justru sudah dapat surat tersebut lewat media sosial. Padahal surat yang ditandatangani Wali Kota Dewanti Rumpoko itu belum distampel.

Isi surat itu adalah pengembalian Plt Sekda Kota Batu, Dr Alwi ke tugas lamanya di Pemerintahan Propinsi Jatim. Alasan yang mendasari pengembalian itu adalah Peraturan Presiden No 3/2018 tentang Pjs Sekda.

Itu karena Pemkot Batu akan melakukan penunjukan pejabat Sekda 2 April 2018. Setelah itu akan dilakukan tahapan pengisian Sekda melalui seleksi terbuka.

Untuk itu, kata Dewanti dalam surat tersebut, penugasan Dr Alwi MHum selaku Plt Sekda Kota Batu dikembalikan ke Pemprov Jatim. Meski begitu tak dijelaskan mulai kapan Alwi yang ditugaskan menjadi Plt Sekda Kota Batu sejak 7 November 2018 tersebut harus meninggalkan Pemkot Batu.

Para ASN di lingkungan Pemkot Batu pun mulai heboh. Mereka banyak yang menyayangkan beredarnya surat pengembalian Plt Sekda Alwi itu.

Apalagi tambahan penghasilan pegawai (TPP) sampai saat ini masih belum jelas. Sementara Dr Alwi selaku Plt Sekda Kota Batu menjadi tumpuan harapan ribuan PNS yang hingga 2-4 bulan belum menerima TPP.

“Aneh… ! TPP masih belum jelas progresnya, kini beredar suray kalau Plt Sekda, Dr Alwi bakal dikembalikan Pemprov. Padahal beliau tumpuhan harapan para ASN agar TPP bisa cepat cair,” katanya.

Sementara itu, Plt Sekda Kota Batu, Dr Alwi, saat dikonfirmasi justru menyikapi santai soal surat tersebut. Bahkan dia membenarkan tentang surat pengembalian dirinya ke Pemprov Jatim.

“Dapat dari mana itu? Insya Allah ya benar soal itu. Memang ada aturan yang terbaru. Sampian baca di Perpres No 3 Tahun 2018. Langkah Wali Kota sudah benar itu,” kata Dr Alwi.

Makanya dia mengaku tidak risau dan tak mempersoalkan jika dikembalikan ke Gubernur Jatim. Sebab, menurut dia memang sudah sesuai Peraturan Presiden yang terbaru.

Disinggung terkait TPP para ASN Pemkot Batu, dijelaskan dia bila tak ada aral yang melintang. “TPP 2018 sudah bisa dicairkan. Sedang untuk sisa TPP 2017, prinsip pasti dibayar hanya melalui kelengkapan administrasi untuk persyaratannya. Karena itu secara prinsip saya gak punya utang pangarep kepada ANS,” tegas pria berdarah Madura ini. (Agus Susanto)

2,354 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan