KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Dinonaktifkan, Unikama Diminta Patuhi Permenristek Dikti 100/2016

Kamis, 29/Maret/2018 22:55:31
Kasubdit Pengendalian Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Ristekdikti, Henri Tambunan

JAKARTA (SurabayaPost.id) – Kemenristek Dikti mengingatkan agar Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mematuhi Permenristek Dikti nomer 100 tahun 2016. Peringatan itu disampaikan Kasubdit Pengendalian Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Ristekdikti, Henri Tambunan, Kamis (29/3/2018).

Dijelaskan Henri Tambunan bahwa sesuai Permenristek Dikti No 100 tahun 2016, perguruan tinggi yang kena sanksi berat statusnya dinonaktifkan. Menurut dia ada 32 perguruan tinggi (PT) di Indonesia yang kena sanksi pembinaan semacam itu, termasuk Unikama.

“Mereka mendapat beberapa sanksi. Selain itu juga ada larangan-larangan yang tidak boleh dilakukan,” tutur Henri Tambunan kepada SurabayaPost.id.

Di antara sanksi itu disebutkan Henri seperti penghentian bantuan keuangan, hibah atau bentuk bantuan lain untuk PT tersebut. “Jadi semua bantuan distop, “ kata dia.

Selain itu, terang dia, layanan pemerintah bagi PT tersebut dihentikan. Sayangnya dia tidak menjelaskan secara rinci terkait layanan pemerintah tersebut.

Dia hanya menjelaskan bila kampus berstatus dalam pembinaan dilarang menerima mahasiswa baru. “Dilarang juga melakukan wisuda terhadap mahasiswanya,” papar dia.

Disamping itu, terang dia, kalau ada pengusulan pembukaan prodi baru yang dalam proses langsung dihentikan. “Bahkan sanksi bagi Unikama itu bisa sampai pada penarikan dosen DPK,” ungkap dia.

Meski begitu, Henri Tambunan mengakui jika proses belajar mengajar bagi mahasiswa masih boleh berlangsung. Sebab menurut dia hal itu merupakan hak mereka.

Karena itu, kata Henri, agar sanksi berat tersebut dicabut, maka dua Badan Penyelenggara Unikama harus menyelesaikan konfliknya. “Kalau konflik diselesaikan, sanksi itu bisa dicabut atau berakhir,” pungkasnya. (Cholil)

1,683 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan