KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Dua Pengebom Rumah Warga di Pulau Masalembu Ditangkap

Selasa, 13/Maret/2018 6:40:11
Waka Polres Sumenep, Kompol Sutarno, saat memimpin komperensi pers pelaku kriminal di Mapolres Sumenep. (Foto: Rahmat)

 

SUMENEP (SurabayaPost.id) – Dua pengebom rumah warga di Pulau / Kecamatan Masalembu, Sumenep Jawa Timur, ditangkap polisi. AS dan MD dicokok di rumah sendiri di Desa Keramain Kecamatan Masalembu, pada Senin lalu (5/3/2018).

“AS akan dijerat Pasal 187 KUHP ke 1e, 2e dan Pasal 406 ayat (1) KUHP, sementara MD Pasal 56 ke 1e,” kata Waka Polres Sumenep, Kompol Sutarno, Senin (12/3/2018).

Menurut Sutarno, perusakan rumah tersebut berawal ketika para tersangka menenggak minuram keras (miras) bersama teman-temannya di rumah warga desa tersebut pada Jumat malam (9/2/2018) lalu sekira pukul 19.00 Wib.

Tepat pukul 21.30 Wib, teman tersangka keluar untuk membeli miras. Setelah itu membawa kabar bahwa motor AS ditahan di rumah Aswandi karena dipakai kebut-kebutan dengan suara nyaring.

AS tidak terima motornya ditahan. Dia pun berangkat ke rumah Aswandi bersama MD. Ketika tiba di tempat yang dituju, AS tidak mendapati motor miliknya. Ternyata motor yang ditahan Aswandi milik temannya.

AS tetap mau mengambil motor tersebut, tapi tuan rumah tidak memberikan. Sehingga terjadi adu mulut. Waktu itu ada seseorang yang memukul MD, tapi tidak diketahui siapa yang berlaku kasar tersebut. Karena situasi ramai, akhirnya motor tersebut diberikan.

MD baru menceritakan pemukulan tersebut kepada AS setelah sampai di rumah temannya. Emosi AS kembali meledak, dan langsung kembali ke rumah Aswandi. Dia menanyakan kepada semua yang ada di rumah Aswandi siapa yang memukul MD. Tapi tidak ada yang mengakui aksi pemukulan tersebut, sehingga akhirnya AS pulang dengan menahan marah yang memuncak.

“Sesampainya di rumah, AS merakit bom ikan atau bondet dibantu oleh MD,” jelas Sutarno.

Kedua tersangka lalu pergi ke rumah Aswandi menggunakan motor. Bom diselipkan di balik baju AS. Ketika tiba di tempat sasaran, AS menyulut dan melemparkan bom tersebut ke belakang rumah Aswandi, sehingga separuh rumah tersebut hancur berantakan.

Sejumlah barang bukti diamankan untuk pengembangan penyidikan, yaitu pecahan asbes atap rumah, pecahan dinding rumah, 1 batang kayu penyangga dinding rumah, pecahan jeriken berwarna biru dan kuning, 1 buah ember berwarna putih ukuran 18 liter, dan 1 unit sepeda motor warna hitam. (Rahmat)

935 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan