KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Konflik Unikama Dimediasi Dikti, Dua Kubu Diharap Win-win Solution

Selasa, 13/Maret/2018 22:16:10

MALANG (SurabayaPost.id) – Konflik yayasan di Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) memang belum sampai ke Menristekdikti M Nasir. Namun, konflik dua kubu PPLP PT PGRI tersebut telah masuk di Pendidikan Tinggi (Dikti).

Itu karena proses mediasi yang akan digelar 15 Maret 2018 di Kopertis Wilayah VII, di Surabaya melibatkan Dikti. Hal itu diakui hampir seluruh civitas akademika Unikama.

Mahasiswa yang mengatasnamakan AMM (Aliansi Mahasiswa Menggugat) saat gelar aksi Selasa (13/3/2018) berharap mediasi itu ada solusi terbaik untuk Unikama. Sehingga kubu PPLP PT PGRI versi Soeja’i dengan kubu Cristea Frisdiantara tak ada konflik lagi. “Pokoknya jangan sampai Unikama nonaktif,” kata koordinator aksi, Ramdan.

Hal senada diungkapkan Rektor Unikama, Dr Pieter Sahertian. “Semoga win-win solution mediasi yang ditangani Dikti,” kata dia.

IMG-20180313-WA0133

Dijelaskan Pieter Sahertian bahwa akan lebih baik jika konsep format mediasi itu dari Dikti. Sehingga tahu arahnya kemana. Namun, yang ia dengar, Dikti meminta dua kubu membuat sendiri format dari skema mediasi itu.

“Ya kita harapkan format dari skema yang dirumuskan sendiri itu tidak pada pendiriannya masing-masing, Sehingga bisa ada titik temu meski proses hukumnya masih terus berjalan,” harap dia.

Sementara itu, MS Alhaidary, SH MH, kuasa hukum Rektor Unikama meminta agar Menristekdikti M Nasir tidak mudah mengeluarkan kebijakan menutup sistem Unikama. Alasannya, “Menutup sistem itu bukan jalan keluar dan tak bijak,” papar dia.

.Apalagi, lanjut dia, para pihak yang bersengketa menempuh jalur hukum. Itu pun belum ada putusan.

Kalau mau konsern dan konsekwen sebagai negara hukum, kata dia, maka semua konflik yang sedang dalam proses hukum, semua lembaga terkait menahan diri dulu untuk tidak mengambil keputusan apapun sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. “Itu yang benar,” tandasnya. (Cholil)

177 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan