KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Konflik Yayasan Tak Diakhiri, Menristekdikti: Langsung Saya Close Sistemnya

Selasa, 13/Maret/2018 20:01:18

MALANG (SurabayaPost.id) – Menristekdikti M Nasir berjanji akan bertindak tegas pada perguruan tinggi yang mengalami konflik yayasan. Hal itu diungkapkan saat berkunjung ke Malang, Selasa (13/3/2018).

Dijelaskan Menristek Dikti bahwa pihaknya bakal mendowngrade atau menutup sistem kampus yang bermasalah. Hal itu dilakukan jika permasalahan konflik yayasan yang tak segera diselesaikan seperti halnya Universitas Kanjuruhan (Unikama) Malang.

“Konflik yayasan kalau lapor ke Kementrian akan downgrade. Jadi langsung saya close dulu sistemnya,” ungkap Menristek Dikti, Mohammad Nasir.

Sebagaimana diketahui di Unikama mengalami konflik kepengurusan Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI). Konflik itu tampaknya harus segera disudahi.

Itu karena, Kementrian Riset dan Tekhnologi Pendidikan Tinggi (Kememenristek Dikti) bakal bertindak tegas terhadap lembaga pendidikan dibawah naunganya yang masih bermasalah.

Menristekdikti sejauh ini mengakui bila belum mengetahui secara jauh terkait konflik Unikama. Meski begitu, kata dia, jika ada laporan terkait konflik yayasan, downgrade akan langsung dilakukan.

“Ya seperti Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri Malang kami close. Kini ngak bisa menerima mahasiswa, waktu ketemu saya selesaikan dulu konfliknya, kalau terjadi konflik mahasiswa yang jadi korban,” bebernya

“Kalau untuk Unikama saya belum tahu itu, tapi untuk menjamin nasib mahasiswanya tidak boleh melakukan penerimaan mahasiswa baru terlebih dahulu. Kalau perlu mhasiswa pindahkan aja kalau gitu. Yang ada closing out,” tambah Menristek.

Seperti diketahui, beberapa bulan terakhir, terjadi konflik kepengurusan Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI), dimana terdapat dua kubu yang saling klaim menjadi Ketua PPLP PT PGRI yang sah. Mereka adalah kubu Christea Frisdiantara dan juga kubu pengurus PPLP PT PGRI lama Soedja’i.

Sejauh ini, konflik kepengurusan tersebut masih belum terdapat titik terang. Kasusnya sendiri masih dalam penanganan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Meski begitu Kopertis Wilayah VII bakal melakukan mediasi. Kedua kubu yang berkonflik akan dipertemukan 15 Maret 2018 ini. Semua civitas akademika Unikama berharap lewat mediasi tersebut konflik yayasan bisa berakhir dengan baik. (Cholil)

4,571 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan