KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Murid Pembunuh Guru Budi Dituntut 7,5 Tahun

Kamis, 1/Maret/2018 15:12:03
MH bersalaman dengan keluarganya sebelum sidah dimulai

SAMPANG (SurabayaPost.id) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang menuntut MH, terdakwa kasus pembunuhan Guru SMAN 1 Torjun, Achmad Budi Cahyanto selama 7 tahun 5 bulan.

Kasus yang sempat menyita perhatian publik itu digelar secara tertutup dan berlangsung cukup singkat sekitar 15 menit di Pengadilan Negeri (PN) Sampang, Kamis (1/3/2018).

Anggota Majelis Hakim sekaligus Humas PN Sampang, I Gede Parwata, menjelaskan, agenda sidang hari ini memang hanya pembacaan tuntutan dari pihak JPU, sehingga wajar jika sidang berlangsung sangat singkat.

“Pertimbangan tuntutan selama 7 tahun dan 5 bulan dengan mengacu pasal 338 KUHAP cukup banyak, namun semua merupakan kewenangan JPU,” jelas I Gede Parwata.

Dijelaskan, agenda persidangan selanjutnya adalah pledoi atau pembelaan dari pihak terdakwa maupun penasehat hukum terdakwa disampaikan secara tertulis yang akan digelar Senin (5/3/2018) nanti.

“Mengingat masa penahanan terdakwa selama 25 hari, maka proses persidangan juga harus dikebut sebelum masa penahanannya habis,” terangnya.

Penasehat hukum terdakwa, Mohammad Hafid Syafii, saat dimintai tanggapannya usai sidang tentang tuntutan tersebut menyatakan, karena tuntutannya lebih dari 5 tahun, maka pihaknya akan menyampaikan pledoi tidak cukup secara lisan sehingga akan disampaikan secara tertulis.

“Karena tuntutannya sesuai dengan pasal 338, itu sah-sah saja dan sangat wajar, serta tuntutannya sangat maksimal. Namun kita tetap berupaya agar terdakwa tetap melanjutkan pendidikannya, serta tidak mengabaikan hak-hak anak agar masa depannya tidak terlantar,” tegas Hafid. (Hairuddin)

1,974 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan