KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Peredaran Narkotika Meresahkan, Ini Solusi Ahmad Wanedi

Selasa, 13/Maret/2018 15:43:39

MALANG (SurabayaPost.id) – Peredaran narkotika memang sangat meresahkan. Makanya pencegahan dan pemberantasan Narkotika menjadi salah satu program prioritas yang diusung Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Nomor Urut 1, Dr. Ya’qud Ananda Gudban – H. Ahmad Wanedi.

Selama ini dalam tataran Pemerintah Kota Malang diketahui masih belum ada regulasi yang melindungi warganya dari bahaya Narkotika. Hal itu bisa dilihat dari belum adanya Peraturan Daerah (Perda) anti narkoba untuk memperkuat UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Tak hanya itu, Peraturan Wali Kota Malang No 40 Tahun 2013 tentang P4GN sudah kadaluarsa sejak tahun 2015 lalu dan belum diganti oleh Wali Kota sebelumnya selama ini, sehingga kedepan perlu ada program yang tegas untuk Anti Narkoba.

Bahaya peredaran narkotika ini dikeluhkan oleh masyarakat. Misalnya saja, Muh. Chudori, warga Jalan Terusan Batu Bara Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Menurutnya, peredaran narkoba kini sudah meresahkan para orang tua.

“Sselama ini (narkoba) sudah ada di pinggir-pinggiran kota,” kata Chudori.

Berdasar beberapa informasi yang ia terima kawasan Kecamatan Kedung Kandang saat ini sangat rawan dengan peredaean narkotika, apalagi saat ini bermunculan jenis baru narkoba yang cukup membahayakan.

“Kalau seperti Kedungkandang itu ya masih ada dan kami melihat Malang masih rawan,” tukasnya.

Mendengar akan hal tersebut, Calon wakil walikota Malang nomor urut 1 Ahmad Wanedi pun angkat bicara. Menurutnya salah satu dari 25 aksi program menawan adalah tegas dan berpihak pada pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di Kota Malang.

“Yang jelas pemerintah harus tanggap akan hal ini, pemberantasan narkoba itu harus dari hulu hingga ke hilir, jangan setengah-setengah,” kata Wanedi

Wanedi uga mengajak masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah bersama-sama selesaikan masalah narkoba di kota Malang.

“Ini menyangkut generasi bangsa, artinya masyarakat harus satu desahan nafas dengan pemerintah. Kalau ada penggunaan narkoba yang diketahui, monggo silahkan dilaporkan agar anak cucu kita terselamatkan,” katanya menghimbau

Tak hanya itu, Wanedi juga menjelaskan akan menyediakan tempat bagi generasi muda untuk berkreasi sekaligus mengisi waktu mereka dengan hal-hal positif. “Kenapa bisa terjadi, karena tempat buat mereka tidak ada akhirnya larinya ke narkoba atau kegiatan negatif lainnya, coba kalau kita beri tempat saya yakin generasi muda yang ada ini pasti akan membanggakan kota Malang,” ucapnya. (Doddy Rizky)

116 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan