KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

CEO Crown Group Paparkan Hukum Pertama dalam Investasi Properti

Senin, 16/April/2018 15:37:13
Eastlakes Live oleh Crown Group

JAKARTA (SurabayaPost.id) – Crown Group, perusahaan pengembang property terkemuka Australia yang berbasis di Sydney, memberikan lanjutan panduan perihal investasi property oleh pendirinya, Iwan Sunito.

“Untuk mulai berinvestasi properti, hal pertama yang harus diperhatikan adalah lokasi, lokasi, lokasi. “Mengapa factor lokasi menjadi yang utama selain reputasi pengembang dan desain bangunan adalah karena lokasi menjadi hal yang sangat menentukan dalam tinggi rendahnya keuntungan investasi kita di masa mendatang,” ujar Iwan Sunito dalam rilis yang diterima SurabayaPost.id, Senin 16 April 2018.

Iwan mengatakan, daerah yang akan dan sedang berkembang lebih menguntungkan karena harga beli atau investasi awal akan lebih rendah dibandingkan daerah yang sudah jadi atau etablished

Kawasan pinggiran akan lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan kawasan CBD, karena peningkatan harga akan lebih terukur. Kemudian dekat dengan apa? Dan bagaimana dengan demografi, kondisi pasar, fasilitas umum, pertumbuhan harga, daya sewa di daerah tersebut?

“Untuk lebih mudah dalam memahaminya, saya akan berikan ilustrasi mengenai hal-hal tesebut dengan memberikan sebuah over view lokasi kawasan Eastlakes yang akan menjadi proyek selanjutnyadari Crown Group,” lanjut Iwan.

Dikatakan Iwan, Eastlakes terletak di kawasan suburb timur, sekitar 6 km dari CBD Sydney, Bandar udara domestik dan pantai Coogee. Meskipun terletak di daerah suburb, Eastlakes juga dekat dengan daerah-daerah popular di Sydney. Hanya 3 menit menuju Alexandria, 6 menit ke Surry Hills, 8 menit ke Redfern, pusat kota sekitar 10-11 menit, pantai Coogee 10 menit, pantai Maroubra 12 menit, La Paraouse 17 menit, Bandar udara domestik 6 menit dan Bandar udara internasional 11 menit.

Demografis Eastlakes juga sangat menarik, karena 46% dari total populasi terdiri dari usia produktif yaitu 20 hingga 34 tahun, sehingga tingkat populasi sewanya mencapai 47% atau lebih tinggi dibandingkan tingkat sewa rata-rata di Negara bagian NSW yang berkisar 28%.

Hal ini dapat terlihat dari peningkatan biaya sewa di Eastlakes selama 5 tahun terakhir yang mencapai 21% atau rata-rata 4% per tahun dengan tingkat kekosongan sewa yang mencapai 1,5%.

Kondisi demografis tersebut juga memberi gambaran bahwa kebutuhan akan apartemen juga kuat di kawasan Eastlakes.

Sebagai tambahan informasi, kawasan suburb timur Sydney lebih diminati jika dibandingkan kawasan suburb barat, salah satunya karena dikelilingi oleh institusi-institusi pendidikan terkemuka di Sydney seperti UNSW, University of Sydney dan UTS.

“Bukan hanya universitas, namun sekolah menengah atas tekemuka juga terdapat di kawasan timur tersebut. Sebut saja Sydney’s Boys High School dan Sydney’s Girls High School yang masing-masing menempati peringkat ke 4 dan 5 dari daftar sekolah terbaik di New South Wales,” lanjut Iwan.

Menurut data yang dikeluarkan oleh realestate.com.au, harga rata-rata untuk rumah tapak di kawasan Eastlakes sudah mencapai kisaran AUS$ 1,700,000, sementara harga rata-rata unit apartmen di kisaran AUS$ 650,000.

“Jika dibandingkan dengan harga 5 tahun lalu, telah terjadi peningkatan harga rata-rata rumah tapak sekitar 95,6% atau sama dengan 14,4% per tahunnya untuk unit apartemen. Ada informasi yang cukup menarik diungkapkan oleh John McGrath perihal pengembangan hunian di Australia,” kata Iwan.

John McGrath, pendiri perusahaan konsultan real estat besar di Australia, McGrath Real Estate, mengatakan bahwa Sydney sedang mengalami perubahan karakter pembangunan apartemen.

Menurut McGrath, untuk kali pertama dalam sejarah (sejak tahun 1984), lebih banyak apartemen baru selesai dibangun jika dibandingkan dengan jumlah rumah di Australia.

Menurut laporan Aktifitas Pembangunan dari Pusat Biro Statistik Australia menunjukkan bahwa ada 28.102 rumah baru dan 28.527 unit apartemen dan town house yang baru selesai pada kuartal Desember 2016.

“Yang terpenting adalah para calon investor ini mau mencari informasi yang sebanyak-banyak perihal area yang ingin dijadikan investasi sebelum mereka menjatuhkan pilihan,” lanjut Iwan Sunito.

“Semakin banyak informasi yang didapat, semakin akurat pula kalkulasi untuk keputusan yang akan diambil. Dan terakhir, kapan waktu terbaik untuk berinvestasi? Jawabannya adalah sepuluh tahun yang lalu,” papar Iwan.

“Kemudian kapankah waktu terbaik kedua untuk berinvestasi properti? Jawabannya adalah sekarang,” tutup Iwan Sunito.

Pada bulan Mei 2018, Crown Group akan meluncurkan produk mixed-use terbarunya yang bernilai AUS$ 1 miliar yang akan menampilkan lebih dari 500 unit apartemen dan pusat perbelanjaan baru; Eastlakes Live. (Junaidi)

60 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan