KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Grab dan Gojek Bakal Disanksi Jika Tolak Aturan Pemerintah

Jumat, 13/April/2018 11:19:48

JAKARTA (surabayapost.id) – Kementerian Perhubungan terus berupaya membuat aturan hukum perihal aplikator menjadi perusahaan transportasi. Nantinya, Grab dan Gojek pun diminta untuk mentaati aturan tersebut. Jika tidak, pemerintah akan memberikan sanksi terhadap Grab dan Gojek.

Seperi dikutip dari Kontan.co.id, Jumat (13/4/2018), Direktur Angkutan dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana menuturkan setelah Peraturan Menteri Perhubungan tersebut terbit, aplikator wajib mendaftarkan diri menjadi perusahaan transportasi. Jika tidak, maka dikenakan sanksi teguran administrasi, denda, pembekuan hingga pencabutan izin. “Itu sesuai dengan amanat undang-undang,” kata Cucu.

Meski begitu, ia bilang pemerintah akan memberikan masa transisi aplikator untuk memenuhi persyaratan perusahaan transportasi. Menurutnya, aplikator membutuhkan proses penyelesaian administrasi. “Itu sebuah kelaziman dalam aturan,” tukas Cucu.

Sementara itu, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi menjelaskan, pihaknya masih berkoordinasi antar interdep. Ia bilang Kementerian Perhubungan akan kolaborasikan aturan yang ada. Pada pekan ini dan terakhir Jumat nanti (13/4) akan menjadi batas akhir bagi perusahaan penyedia aplikasi transportasi online untuk mendaftarkan diri sebagai perusahaan transportasi, laiknya perusahaan sejenis pada umumnya. (kon/fan)

63 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan