KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Mantan Kabag Kepegwaian Diperiksa Penyidik Terkait Dugaan Plagiat WR 1 UIN Maliki Malang

Kamis, 12/April/2018 16:37:08
Kapolres Makota AKBP Asfuri

MALANG (SurabayaPost.id) – Penyelidikan terkait dugaan plagiat yang dilakukan Wakil Rektor (WR) 1 UIN Maliki Malang, DR HM Zainuddin terus berlanjut. Kamis (12/4/2018) penyidik Polres Malang Kota (Makota) memeriksa mantan Kabag Kepegawaian UIN Maliki Malang, Luluk Fahratul Luani.

Kasat Reskrim Polres Makota, AKP Ambuka Yudha saat mendampingi Kapolres AKBP Asfuri mengakui soal pemeriksaan tersebut. Dia membenarkan adanya pemeriksaan saksi terkait kasus dugaan plagiat itu. ” Iya, hari ini saksi kami mintai keterangannya,” tandasnya.

Setelah itu pihaknya akan memeriksa bagian percetakan UIN Maliki Malang. Sayangnya dia tidak menyebutkan secara pasti kapan pemeriksaan itu dilaksanakan.

Begitu juga terkait pemeriksaan terhadap Luluk Fahratul Luani. Kasat Reskrim tidak menjelaskan secara rinci soal materi pemeriksaan tersebut.

Kendati demikian menurut informasi di Mapolres Makota menyebutkan bila pemeriksaan tersebut terkait plagiarisme yang diduga dilakukan WR 1 UIN Maliki Malang HM Zainuddin. Itu karena saat menjabat Kabag Kepegawaian UIN Maliki, Luluk sempat diserahi buku karya HM Zainuddin oleh Prof Baharuddin.

Buku tersebut sudah dikoreksi Prof Baharudin. Sebab, buku yang diajukan untuk kenaikan pangkat harus dikoreksi terlebih dahulu oleh guru besar Baharuddin ini

“Bu Luluk tadi saat diperiksa juga terlihat membawa buku yang sudah diperiksa Prof Bahar dan telah distabilo dan ditunjukkan didepan penyidik,” kata Subaryo yang mengadukan kasus plagiat ini saat ditemui awak media di Polres Malang Kota.

Dijelaskan dia bila Luluk Fahratul Luani itu merupakan saksi yang dipanggil penyidik. Selanjutnya peyidik akan memanggil saksi lain di bagian percetakan, DR In’Am Esa.

“Itu karena buku Zainudin dicetak tiga kali sehingga ada cetakan I, 2 dan 3. Mungkin dari pihak penyidik akan mendalami keterangan terkait cetakan itu,” katanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya kasus dugaan plagiat ini mendapat perhatian dari berbagai pihak. Di antaranya Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti, Prof dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD dan Dirjen Pendis Kemenag, Prof DR Kamaruddin Amin. TTermasuk Rektor UIN Maliki Malang Prof DR Abdul Haris.

Itu karena, Wakil Rektor 1 UIN Maliki Malang, DR HM Zainuddin diadukan ke polisi. Pengadunya adalah Ketua Presidium Forum Independen Masyarakat Malang Raya (FIMM), Subaryo.

Pengaduan tertanggal 5 Januari 2018 lalu itu menyebutkan bila HM Zainuddin diduga melakukan plagiat (plagiarisme). Plagiarisme itu terkait bukunya yang berjudul Paradigma Pendidikan Terpadu Menyiapkan Generasi Ulul Albab.

Buku yang ditengarai juga diajukan untuk kenaikan pangkat lewat Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti tersebut terindikasi menjiplak isi dari buku karya mantan Rektor UIN Maliki Malang Prof Imam Suprayogo. Buku Prof Imam itu berjudul Paradigma Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi.

HM Zainuddin pun sudah membuat surat permohonan maaf kepada Imam Suprayogo. Surat tertanggal 30 November 2016 itu isinya tentang pengakuan atas plagiasi yang dilakukannya. (Cholil, AH)

191 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan