KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Pegiat Budaya Kurang Diperhatikan, Ini Kata Wanedi

Sabtu, 14/April/2018 18:32:06

MALANG (SurabayaPost.id) – Belum adanya perhatian khusus dari pemerintah terhadap para pegiat budaya di Kota Malang dianggap riskan oleh masyarakat.

Salah satu komentar negatif berasal dari Hari Siswanto (34) Pimpinan kuda lumping Karangbesuki RW 2. Saat dihubungi Hari mengaku selama ini antara pemerintah dan pegiat budaya masih berjalan sendiri.

“Kita seolah dianaktirikan, budaya seolah dipandang sebelah mata oleh pemerintah,” kata Hari saat dihubungi melalui saluran telpon

Tidak tersedianya dana khusus dari pemerintah bagi pegiat seni dan budaya lanjutnya menjadi salah satu masalah terpenting yang harus diperhatikan oleh pemerintah.

“Dana untuk kesenian itu seharusnya ada, cuma selama ini gak ada. Kita buat kegiatan dananya pribadi semua,” katanya

Dengan adanya dana kesenian tersebut, ia sampaikan bahwa akan semakin mendorong perkembangan budaya di Kota Malang.

“Itu (dana kesenian) bagian dari dukungan pemerintah. Dan dana itu harus sampai ke para pegiat seni dan budaya,” tambahnya

Bila hal tersebut dilakukan, upaya untuk mengangkat seni dan budaya lokal sebagai identitas Kota Malang akan dengan segera tercapai.

Selama ini lanjutnya pemerintah hanya ada apabila ada moment politik. Setelah musim politik berakhir para pegiat budaya dilupakan begitu saja.

“Kalau kampanye kita disayang-sayang tapi setelah jadi sabar dulu, kon iku solo?” ucapnya

Sementara itu, calon wakil walikota Malang nomor urut 1 Ahmad Wanedi saat dihubungi menyampaikan bahwa dirinya bersama Ya’qud Ananda Gudban akan mengoptimalkan kebudayaan lokal yang ada di Kota Malang sehingga tidak tergerus oleh zaman.

“Kita punya topeng malangan, jaranan, ludruk, macam-macam semuanya ada di Malang, bayangkan kalau kita optimalkan bukankah ini potensi bahkan bisa jadi obyek wisata budaya,” kata Wanedi

Cara yang akan diupayakan ada memfasilitasi para pegiat seni dan budaya sekaligus memberikan mereka ruang untuk berkreasi.

“Sudah saya sampaikan berulang-ulang bahwa ketika kami diizinkan Allah maka festival budaya pasti akan kami (Nanda-Wanedi) adakan. Karena ini bagian dari memfasilitasi dan memberikan mereka ruang (pegiat seni dan budaya),” tegasnya (Doddy Rizky)

82 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan