KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Polda Jatim Grebek 3 Pasangan Saling Tukar Istri di 1 Kamar Hotel

Senin, 16/April/2018 20:19:27
Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Yudhistira Midyawan merilis para tersangka serta barang bukti

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Unit lll Asusila Subdit IV Renakta Kepolisian Daerah (Polda) Jatim, mengamankan 3 (tiga) orang pasangan suami istri (pasutri), karena diduga telah melakukan perbuatan cabul yang dilakukan bersama – sama dengan bertukar pasangan di dalam satu kamar hotel.

Ke enam pelaku yang berhasil diamankan yakni, ION (53) warga jalan KH. Ahmad Dahlan, Keputih, Surabaya, RL (49), SS (47), WH (51), DS (29), dan AG (30).

Tersangka Tri Harso Djoko Soelistijono alias ION, membuat grup WhatsApp dengan nama Sparkling beranggotakan komunitas yang memiliki persamaan untuk berfantasi melakukan tukar pasangan suami istri berhubungan seks.

“Grup whatsApp yang dibuat beranggotakan 28 orang berasal dari daerah di Jawa Timur, yaitu Surabaya, Sidoarjo, Malang, Tuban, Jember, Nganjuk, Kertosono. Dengan syarat Pasutri Riil atau Pasutri Asli harus punya surat nikah,” ujar Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Yudhistira Midyawan, Senin (16/4/2018).

Tak hanya itu, tersangka juga mempunyai kontak pasutri swinger di twitter untuk mencari teman baru dalam fantasinya, dalam bermain seks yaitu swinger (tukar pasangan suami istri).

Alasan dari para suami, ingin melihat istrinya berhubungan seks dengan orang lain atau suami yang lain.

“Ada beberapa pasangan suami yang ingin melihat istrinya berhubungan seks dengan pasangan suami yang lain agar yang bersangkutan bisa terangsang, dan setelah terangsang suami tersebut baru mau melakukan hubungan seks dengan istrinya,” jelas AKBP Yudhistira.

Berawal pada 14 April 2018 tersangka ION mengatur pertemuan mengundang untuk mengumpulkan rekan-rekan di Kebun Raya Purwodadi, namun sampai pukul 12.00 WIB belum ada pasangan pasutri yang datang. Selanjutnya istri tersangka mengubungi SS, lalu tersangka mampir ke rumahnya SS dan WH.

Kemudian AG dan DS ingin gabung dan beretemu di rumah WH setelah mereka bertemu. Tersangka bersama WH dan AG mencari penginapan dan sempat datang ke Waringin Anom Inn untuk lihat-lihat, setelah itu datang pasangan pasutri ke rumah WH, yaitu JK dan PP, kemudian pasutri ini berkumpul dan makan – makan.

“Setelah makan, pada pukul 21:50 WIB, para Pasutri menuju hotel Waringin, namun untuk pasangan JK dan PP kembali pulang memilih tidak ikut. Setelah di dalam kamar hotel, tersangka mengatakan kepada para pasutri untuk bermain dahulu soft aja yaitu main pemanasan dengan istri masing-masing dulu,” lanjut AKBP Yudhistira.

Sekira pukul 00.015 WIB sewaktu para pasangan pasutri sudah bertukar pasangan dan berhubungan seks, petugas membuka pintu dengan paksa guna melakukan penggeledahan, sehingga tersangka dan para pasangan pasutri yang ada di dalam, dalam keadaan telanjang kaget.

“Lalu para tersangka lari menuju kamar mandi, selanjutnya tersangka dan para pasangan pasutri di amankan di Mapolda Jatim,” kata AKBP Yudhistira Midyawan.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti diantaranya 4 (empat) buah kondom belum terpakai, 6 (enam) buah celana dalam, 3 (tiga) buah BH, 1 (satu) unit Hand Phone Merk LG warna hitam, 1 (satu) buah handuk warna putih, dan 2 (satu) buah sprei warna putih.

Tersangka akan dikenakan Pasal 296 KUHP tindak pidana dengan sengaja mengadakan atau memudahkan perbuatan cabul dengan orang lain, dengan ancaman hukuman penjara 1 (satu) tahun 4 bulan, dan denda sebanyak banyaknya Rp 15 miliar. (M9)

211 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan