KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Rektor UIN Maliki Berharap Polemik Tentang Plagiat Distop

Minggu, 15/April/2018 21:07:50
Rektor UIN Maliki Malang Prof DR Abdul Haris (kanan) saat mendampingi WR 1 UIN Maliki Malang DR HM Zainuddin.

MALANG (SurabayaPost.id) – Rektor UIN Maliki Prof Abdul Haris berharap polemik soal plagiat yang dituduhkan pada WR 1, Dr HM Zainuddin itu segera distop. Menurutnya, polemik itu tidak perlu diperpanjang karena bisa diselesaikan secara internal.

Harapan tersebut disampaikan saat mendampingi DR HM Zainuddin melakukan klarifikasi terkait tudingan plagiarisme, Sabtu (14/4/2018). Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang membawa kasus ini juatru keluar kampus.

“UIN ini harus dijaga warga UIN sendiri, diharap tidak muncul di luar. Kita seharusnya menjaga kebaikan lembaga agar menghasilkan orang-orang baik. Siapapun ikut menjaga karena ini milik semuanya,” kata mantan dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Menurut Rektor Haris, polemik akademik seperti itu semestinya dibicarakan di lingkup Senat Universitas. Namun, kata dia, ternyata sudah terlanjur keluar.

Tragisnya lagi, saat ini menjadi polemik hukum. Itu setelah adanya pengaduan ke polisi.

Karena itu dia berharap tidak saling menyalahkan. “Harapan saya ya saling menyadari atas keterbatasan sebagai manusia,” tutup Haris.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya kasus dugaan plagiat ini merupakan mendapat perhatian dari berbagai pihak. Di antaranya Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti Kemenristekdikti, Prof dr Ali Ghufron Mukti MSc PhD dan Dirjen Pendis Kemenag, Prof DR Kamaruddin Amin. TTermasuk Rektor UIN Maliki Malang Prof DR Abdul Haris.

Itu karena, Wakil Rektor 1 UIN Maliki Malang, DR HM Zainuddin diadukan ke polisi. Pengadunya adalah Ketua Presidium Forum Independen Masyarakat Malang Raya (FIMM), Subaryo.

Pengaduan tertanggal 5 Januari 2018 lalu itu menyebutkan bila HM Zainuddin diduga melakukan plagiat (plagiarisme). Plagiarisme itu terkait bukunya yang berjudul Paradigma Pendidikan Terpadu Menyiapkan Generasi Ulul Albab.

Buku tersebut terindikasi menjiplak isi dari buku karya mantan Rektor UIN Maliki Malang Prof Imam Suprayogo. Buku Prof Imam itu berjudul Paradigma Pengembangan Keilmuan di Perguruan Tinggi. (Cholil, AH)

80 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan