KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Pemkab Gresik Mendapat Predikat WTP dari BPK

Kamis, 31/Mei/2018 21:25:23
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto saat menerima WTP dari BPK RI, Kamis (31/5). (foto : masduki)

GRESIK (SurabayaPost.id)-Pemerintah Kabupaten Gresik tahun ini mendapat predikat Wajar Tanpa Penhecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam penglolaan anggaran 2017.

Predikat WTP diserahkan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPK Perwakilan Jatim Ayub Amali kepada Bupati Gresik Dr H Sambari Halim Radianto di Kantor BPK Perwakilan Jatim, Kamis (31/05).

Predikat WTP pengelolaan keuangan pada tahun anggaran 2017 tersebut merupakan kali ketiga yang diterima Bupati Sambari. Sebelumnya predikat sama diterima Kabupaten Gresik untuk pengelolaan keuangan 2015 dan 2016.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengaku bersyukur atas raihan opini WTP yang ketiga ini. Menurut dia, penghargaan ini merupakan hasil kerjasama semua pihak di jajaran Pemerintahan Kabupaten Gresik serta atas dukungan dan doa masyarakat.

“Penghargaan ini sebagai apresiasi atas komitmen jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) khususnya BPPKAD dalam menciptakan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Sambari usai menerima WTP dari BPK.

Menurut dia, transparansi pengelolaan keuangan selalu ia terapkan sejak awal masa jabatannya hingga saat ini. Dirinya mengaku terus memberi motivasi pada jajaran pengelola keuangan dan memberi instruksi kepada semua kepala OPD untuk menyajikan laporan keuangan yang akuntabel, update dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Untuk penyusunan laporan keuangan, selalu kami terapkan sesuai dengan kaidah-kaidah akuntansi yang telah dipersyaratkan,” ujarnya.

Kepala BPPKAD Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya menjelaskan, opini WTP tersebut akan terus diupayakan oleh Pemkab Gresik. Tentunya dengan kerjasama semua pihak terutama peningkatan kinerja oleh OPD di lingkungan pemkab Gresik.

“Pemerintah kabupaten Gresik berupaya selalu melakukan perbaikan guna mencapai kesempurnaan dalam tata kelola keuangan daerah yang lebih baik lagi,” ujarnya.

(uki)

2,100 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan