KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Jelang Coblosan, Internal Partai Pendukung Asyik Pecah Kongsi

Selasa, 26/Juni/2018 13:23:08
Subandi

MALANG (SurabayaPost.id) – Pengusung pasangan calon Wali Kota Malang nomor urut 2, Anton-Syamsul merotoli. Jika sebelumnya Partai Perindo menarik diri, kini salah satu pengusungnya Partai Gerindra justru diterpa ketidaksolidan internal, karena pecah Kongsi.

Saat Sekretaris Gerindra Salamat masih ditahan KPK, Wakil Ketua Gerindra Kota Malang, Subandi justru pamitan undur diri. Dia mengundurkan dari kepengurusan dan anggota partai yang dibesut Prabowo Subianto itu.

Alasan Bandi mundur, karena mengaku kecewa dengan keputusan Gerindra Kota Malang yang mengusung pasangan Anton-Syamsul (Asyik). “Sebab untuk membesarkan partai harus serius,” kata dia, Selasa (26/6/2018).

Untuk itu, trgas dia, harus realistis. “Sebagai partai yang mendorong penyelenggara pemerintah bebas korupsi masak dipaksa untuk mendukung orang yang sedang di tahan KPK,” tandas Subandi.

Karena itu pihaknya tidak mungkin memaksakan diri mendukung calon wali kota yang berurusan dengan KPK. Apalagi persoalan ini kata dia sudah pernah disampaikan kepada pengurus DPC Partai Gerindra Kota Malang.

Makanya dia.mundur. “Ini bentuk protes saya. Seharusnya DPP mempertimbangkan, karena yang tahu soal lapangan adalah kita yang setiap hari di Malang,” tambahnya.

Kalau dipaksa memilih orang yang tersangkut KPK, tutur dia, ini jelas tidak bisa. Sebab dia ingin memiliki Wali Kota yang bersih dan pasangan yang masih utuh, bukan pasangan calon Wali Kota yang sedang ditahan KPK.

Selanjutnya ia mengaku, telah bergabung ke Partai Perindo. Pilihan ini menurut dia sangat realistis. “Perindo mendukung pasangan calon wali kota yang masih lengkap yakni nomor urut 3, Sutiaji dan Sofyan Edi,” pungkasnya.

(ahi/lil/ah)

716 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan