KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Jelang Lebaran Beredar Daftar Nama Wartawan, Beberapa Kepala OPD di Pemkot Batu Mengaku Risau

Kamis, 7/Juni/2018 20:30:34

BATU (SurabayaPost.id) – Jelang lebaran Idul Fitri, banyak kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu, risau. Pasalnya mereka disodorkan daftar nama 30 wartawan dari berbagai medis yang bertugas di Kota Wisata Batu itu.

Penyodoran itu terindikasi meminta THR pada masing-masing kepala OPD. Tragisnya daftar nama wartawan itu beredar liar di dunia maya. Sehingga menjadi pertanyaan banyak pihak.

Salah satu kepala OPD Pemkot Batu yang namanya tidak mau disebutkan, Kamis (7/6/2018) mengaku merasa risau dengan adanya daftar 30 wartawan itu. Apalagi daftar nama itu disebar hampir di semua OPD Pemkot Batu.

“Daftar nama-nama wartawan itu disebarar diseluruh dinas. Sehingga para OPD menjadi bingung. Alasannya kenapa kok disebarkan justru menjelang lebaran,” kepala dinas tersebut.

Makanya dia mengaku tak habis pikir. Sebab dia merasa ada yang aneh. “Saya merasa aneh karena berseberangan dengan surat edaran dari Dewan Pers yang melarang memberi sesuatu pada wartawan. Termasuk jelang lebaran ini,” kata dia.

Maka dari itu, sumber ini berharap agar wartawan seyogyanya lebih profesional.Sehingga tidak menjadi preseden buruk bagi rekan rekan jurnalis .

“Mereka sebagai kontrol sosial. Jika ada indikasi terkait keuangan negara kurang baik, mereka pasti mengkritik tujuannya supaya menjadi baik.
Namun kalau sampai ada indikasi meminta-minta di setiap OPD, jelang lebaran, lantas uang dari mana? Apa rekan-rekan OPD disuruh korupsi,” tanya sumber ini heran.

Wartawan online, sabertipikor.com, Kharisma juga merasa heran dengan beredarnya daftar nama wartawan di beberapa SKPD di Kota Batu itu. Apalagi dia merasa dicatut, karena namanya dimasukkan dalam listing jurnalis itu.

“Saya juga heran kenapa nama saya dicantumkan di daftar 30 wartawan itu. Saya tak pernah diberitahu apalagi diajak koordinasi. Itu kan tak beretika namanya,” tandas dia.

Untuk itu dia mengaku sangat kecewa terhadap pihak yang membuat listing wartawan tersebut. Sebab hal itu dia menengarai hanya untuk kepentingan pribadi.

“Kalau Humas Pemkot Batu yang mengedarkan mungkin tak soal bagi saya. Sebab saya yakin maksud dan tujuannya jelas. Namun kalau pihak lain yang mengedarkan, ssya sangat keberatan,” tandasnya dengan nada protes.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Batu, Santi Restuningsasi, mengaku tidak tau terkait beredarnya surat yang mencatat nama-nama wartawan yang dimaksud. “Memang ada informasi dari beberapa OPD soal daftar wartawan itu. Tapi kami tidak tahu siapa yang mengedarkan,” katanya.

Menurutnya, sudah ada surat edaran dari Dewan Pers. Isinya agar instansi pemerintah tak memberikan sesuatu pada wartawan termasuk jelang lebaran ini. “Kami menghormati larangan Dewan Pers itu,” tandasnya.

“Ya, rekan-rekan wartawan kan juga harus menghargai adanya edaran dari Dewan Pers itu. Apalagi setiap instansi pemerintah terkait dikirimi surat edaran tersebut,” papar dia.

(gus/ah)

710 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan