KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Kota Surabaya Berkontribusi Terbesar Terhadap Penerimaan di Kanwil Pajak Jatim I

Selasa, 5/Juni/2018 16:55:34
Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Heru Budhi Kusumo

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Pajak merupakan tanggung jawab bersama terutama bagi pengusaha ataupun pekerja. Pajak memiliki peranan penting dalam APBN 2018, dari rencana Total Pendapatan Negara Rp 1.894,7 triliun, sebesar Rp 1.618,1 triliun berasal dari sektor perpajakan (pajak dan cukai).

Kanwil DJP Jawa Timur I sendiri di tahun 2018 memiliki target penerimaan Pajak sebesar Rp 46,9 triliun, per akhir bulan Mei telah tercapai 34,88% yakni Rp 16,35 triliun, ada pertumbuhan sebesar 11,07% jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun lalu.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat, Heru Budhi Kusumo memaparkan, kontribusi 5 sektor kota terbesar saat ini di Surabaya. 

“Yaitu Industri Pengolahan 46,20%, tumbuh 10,20%, pedagang besar dan eceran 22,73% growth 31.09%, jasa keuangan dan asuransi 6,84% growth 2,84%, transportasi dan pergudangan 5,30% growth 34,31%, dan jasa konstruksi 3,84% growth 31,67%, dengan total kontribusi 84,90%,” paparnya, Senin malam (04/06/2018),.di sela acara media gathering di Airlangga Room Hotel Bumi Surabaya.

Realisasi Pelaporan SPT Tahunan Kanwil DJP Jawa Timur I per 31 Mei 2018 adalah 287,228 dari jumlah wajib pajak wajib SPT sebanyak 363,397. Hal ini menunjukkan bahwa rasio kepatuhan wajib pajak sebesar 79,04%.

Dari 287,228 SPT yang masuk, 240,349-nya dilaporkan melalui fasilitas e-filing yang berarti masyarakat Kota Surabaya banyak yang sudah memanfaatkan fasilitas kemudahan pelaporan di Direktorat Jenderal Pajak.

“Target penerimaan dan pertumbuhan pajak di Kota Surabaya sulit dicapai tanpa sinergitas masyarakat dan rekan media. Melaui Forum Tax Center Surabaya bisa membantu pajak secara tidak langsung dengan mengedukasi masyarakat bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat di Surabaya,” katanya.

Dengan sadarnya masyarakat, target penerimaan akan lebih cepat tercapai dan pembangunan di Indonesia akan sesuai harapan. Namun tercapai target penerimaan tidak akan berarti apabila masyarakat juga tidak mengawasi kemana disalurkannya uang pajak.

Dengan pajak bisa lebih mudah mengetahui bagaimana uang pajak seharusnya dimanfaatkan. Baik itu disalurkan untuk transfer dana ke daerah, pendidikan, kesehatan, pelayanan umum, ekonomi, pertahanan, pariwisata dan lain sebagainya.

Harapannya, melalui acara media gathering akan terjadi sinergitas DJP dengan rekan media dan Forum Tax Center Surabaya untuk hasil yang signifikan kedepannya.

(M9) 

133 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan