KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Muncul Tiga Kandidat, Syarif Hidayatullah: Peradi Harus Bermanfaat Bagi Anggota

Minggu, 10/Juni/2018 21:44:31
Kandidat Ketua Peradi Malang, Syarif Hidayatullah

MALANG (SurabayaPost.id) – Kurang satu bulan, tepatnya 7 Juli 2018, Peradi Malang akan menggelar Muscab. Untuk itu kini sudah muncul tiga nama kandidat yang bakal berkompetisi berebut kursi Ketua Peradi Malang periode 2018-2022.

Ketiga kandidat itu adalah Syarif Hidayatullah, Gunadi Handoko dan Dian Aminudin. Mereka sudah menyerahkan dana masing-masing Rp 5 juta untuk donasi pelaksanaan Muscab tersebut.

Syarif Hidayatullah mengakui bila sudah menyerahkan dana donasi itu kepada panitia pelaksana. Dia tertarik untuk maju menjadi calon ketua karena merasa prihatin melihat anggota Peradi yang belum mendapat manfaat dari organisasi.

“Peradi sebagai organisasi seharusnya memberi manfaat bagi semua anggota. Namun, realitanya justru tidak demikian,” papar Syarif Hidayatullah, Sabtu (9/6/2018).

Sebagai bukti, dia menunjukkan banyaknya anggota Peradi Malang yang bekerja justru tak sesuai profesinya. Jumlah anggota Peradi Malang, kata dia, ada sekitar 400 lebih.

“Kenyataan di lapangan dari sejumlah 400 itu yang bekerja sebagai advokat hanya 30 persen. Sedangkan 70 persen lainnya justru tidak pernah beracara dan bekerja sesuai profesinya,“ ungkap advokat senior ini.

Kondisi semacam itu dinilai pengacara yang ahli bidang konstitusi ini karena organisasi hadir bukan untuk anggota. Padahal, terang dia, mereka memiliki kemampuan. Sebab mereka sudah lulus uji kompetensi keadvokatan.

Namun, lanjut dia, mereka tak punya pengalaman. Alasannya, karena mereka tidak pernah menjalankan tugasnya sesuai profesi. “Seharusnya organisasi memfasilitasi mereka agar bisa ikut menangani penegakan hukum. Ya dipercaya atau diajak ikut menangani perkara. Tidak malah dibiarkan,” tandas dia.

Itu mengingat, lanjut dia, profesi advokat tersebut tak hanya menegakkan keadilan. Namun, juga menjadi sumber harapan pendapatan untuk penghidupan keluarganya.

Makanya, Syarif Hidayatullah berjanji –kalau dipilih menjadi Ketua Peradi Malang– akan memperjuangkan kemampuan, pengalaman advokat yang bisa meningkatkan kesejahteraan keluarganya. “Sehingga mereka benar-benar mendapatkan manfaat ikut berorganisasi di Peradi ini,” tutur Syarif Hidayatullah.

Selain menyangkut kesejahteraan, Syarif Hidayatullah juga berjanji akan meningkatkan kapasitas, kapabilitas serta kualitas advokat. Sebab, menurut dia, kondisi dan tantangan yang harus dihadapi advokat kedepan semakin kompleks.

“Kalau dulu kita hanya menangani kasus pidana dan perdata. Sekarang tidak lagi. Ada masalah perpajakan, sengketa zona ekonomi eksklusif, masalah sengketa Pilkada, terkait konstitusi dan lain sebagainya,” kata dia.

Semua itu, terang dia, membutuhkan peningkatan kapasitas, kapabilitas, dan referensi keilmuan. Untuk itu, Peradi sebagai organisasi harus hadir untuk meningkatkan kualitas anggotanya.

Karena itu, Syarif Hidayatullah jika menjadi Ketua Peradi Malang menegaskan akan selalu mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi anggotanya. Sehinga semua anggota Peradi Malang bisa bekerja sesuai profesinya, sebagai advokad yang akhirnya kesejahteraan keluarganya ikut terangkat. “Itu yang mendorong saya untuk mencalonkan diri jadi ketua,” pungkasnya.

(lil/ah)

281 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan