KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Panwaskab Nganjuk Larang Paslon Bupati Berkampanye Pada Idhul Fitri

Rabu, 13/Juni/2018 17:35:22

NGANJUK (SurabayaPost.id) – Panwaskab Nganjuk mengimbau kepada paslon bupati Nganjuk dan Paslon Gubenur Jatim untuk tidak memanfaatkan momen hari raya Idhul Fitri sebagai kegiatan agitasi politik dengan tujuan pemenangan pemilukada.

Ketua Panwaskab Nganjuk, Abdul Syukur mengatakan, imbauan berdasar SK Nomor 83/BAWASLU.Prov/II.16/V/2018 tertanggal 16 Mei 2018 tentang imbauan berkampanye.
“Pelarangan pemanfaatan hari besar itu ada pada poin 6, paslon tidak boleh menyetak bahan kampanye yang memuat perayaan hari besar atau kegiatan keagamaan,” jelasnya kepada SurabayaPost.id, Rabu (14/6/2018).

Syukur menegaskan, jika ada paslon yang melanggar maka akan dituntut berupa sanksi pidana pemilu. Sejauh ini, ada beberapa pelanggaran diantaranya paslon gubernur Jatim yang telah didapati ada dugaan melakukan pelanggaran himbauan itu dengan menyetak bahan kampanye dan melakukan kegiatan keagamaan berupa pengajian umum di kediaman KH Anwar Sahid di desa Tanjungtani, Prambon Nganjuk.

Dalam kegiatan pengajian itu, juga ditemukan beberapa bandel kalender.
“Sekarang proses penyidikan sudah berjalan, dan sanksi segera dijatuhkan,” jelasnya.

Syukur berharap kejadian serupa tidak ditemukan lagi demi keberlangsungan proses pemilukada yang bersih, lancar dan berwibawa. (ony/fan)

95 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan