KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Yakin Jadi Universitas, Dosen IKIP Budi Utomo Malang Diminta Tingkatkan Kualifikasi

Sabtu, 23/Juni/2018 23:17:56
Rektor DR Nurcholis Sunuyeko bersama istri saat berhalal bihalal dengan dose dsn karyawan IKIP Budi Utomo.

MALANG (SurabayaPost.id) – IKIP Budi Utomo (IBU) Malang yakin bisa menjadi universitas sebelum 2019. Keyakinan tersebut diungkapkan Rektor IBU Malang, DR Nurcholis Sunuyeko saat melakukan halal bihalal dengan dosen dan karyawan di kampus setempat, Sabtu (23/6/2018).

“Insyaa Allah sebelum 2019 IKIP Budi Utomo akan menjadi universitas. Kalau sudah menjadi universitas tentu tantangannya semakin berat,” kata Nurcholis Sunuyeko.

Untuk itu, dia mengingatkan para dosen dan karyawan IKIP Budi Utomo agar terus berbenah. Terutama dalam meningkatkan kualifikasinya.

Menurut dia, kenaikan pangkat sudah terus dilakukan. Bahkan sekitar 50 dosen segera menyelesaikan program dokternya. Selain itu ada tujuh dosen diusulkan menjadi guru besar.

Disamping sumber daya manusia (SDM), kata dia, IKIP Budi Utomo juga telah melakukan pembenahan sarana dan prasarana. Khusus ya dalam proses pembelajaran.

“Nanti mahasiswa tak perlu bawa buku lagi. Sebab, pembelajaran akan berbasis teknologi informasi,” tutur dia.

Semua itu dilakukan, tutur dia, karena IBU merupakan perguruan tinggi yang menxerminkan miniatur Indonesia. Dosen dan mahasiswa dari berbagai suku, ras dan penganut agama.

“IKIIP Budi Utomo bukan merupakan perguruan tinggi berbasis agama. Tapi perguruan tinggi yang menerima semua agama. Dosen dan mahasiswa dari suku dan rasa apa saja bahkan beragama apa saja ada di IKIP Budi Utomo,” kata dia.

Makanya dia mengajak seluruh karyawan dan 239 dosen IKIP Budi Utomo untuk bersatu padu demi memajukan IKIP Budi Utomo. Sehingga menjadi perguruan tinggi yang mampu memberikan manfaat bagi bangsa dan negara.

“Dengan begitu tujuan didirikan IKIP Budi Utomo bisa tercapai. Sehingga dosen dan karyawan juga merasakan manfaat dari IKIP Budi Utomo. Khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan,“ kata dia.

Demi meningkatkan kesejahteraan itu, Rektor Nurcholis Sunuyeko tak segan memberikan doorprize dalam acara halal bihalal tersebut. Tak hanya para karyawan dan dosen yang dapat doorprize.

Itu karena anak-anak karyawan dan dosen IKIP Budi Utomo juga diberi doorprize. Mulai dari anak-anak TK hingga yang kuliah pascasarjana. Doorprize itu berupa uang hingga hadiah utama berbentuk kulkas.

(lil/ah)

926 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan