KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Bos Perusahaan Kapal Lolos Dari Tuntutan Maksimal

Selasa, 10/Juli/2018 20:22:03
Lukman Ladjoni saat menjalani sidang di PN Surabaya.

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Lukman Ladjoni (56), bos PT Surya Bintang Timur yang terjerat kasus penganiayaan terhadap tetangganya sendiri hanya dituntut 1 bulan penjara. Dengan tuntutan ini, nampaknya Ladjoni bakal segera lepas dari hukuman.

“Mengajukan agar terdakwa dijatuhi hukuman selama satu bulan penjara dikurangi selama terdakwa menjalani tahanan kota,” ucap Jaksa Penuntut Umum (JPU) Damang Anubowo pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (10/7/2018).

Pada saat sidang kali ini, Ladjoni pun sempat melarang awak media mengabadikan momen saat dirinya duduk di kursi pesakitan sebagai terdakwa. “Jangan foto-foto saya,” hardik Ladjoni kepada para wartawan.

Perlu diketahui, kasus ini berawal saat David mendatangi rumah Lukman Ladjoni di Komplek Venetian Wisata Bukit Mas I Surabaya pada 9 Januari 2017 sekitar jam 17.30 WIB. David mendatangi rumah Ladjoni untuk menanyakan mengapa anaknya dilarang membawa anjing jalan-jalan di komplek perumahan oleh Bambang Kurniawan yang merupakan sopir pribadi Ladjoni.

Mendengar ribut-ribut antara David dan Bambang, Ladjoni kemudian keluar dari rumahnya. Saat itu, Bambang bercerita perihal peristiwa anjing milik David yang telah mengejar anak Ladjoni.

Setelah itu, terjadi cek cok mulut antara Bambang dan David. Atas cek cok tersebut, Ladjoni lantas menyuruh David pergi dari rumahnya. Tak hanya itu, Ladjoni juga menghajar David hingga babak belur. Saat dilerai, Ladjoni masih memaki-maki David dengan kata-kata: ‘catat nama saya Lukman Ladjoni. Jangankan kamu, nenekmu saja bisa saya penjarakan’.

Tak terima dengan ulah terdakwa, David lantas melaporkan kasus ini ke Polsek Lakarsantri. “Akibat perbuatan terdakwa, David dirawat di National Hospital Surabaya selama dua. Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana sesuai Pasal 351 ayat 1 KUHP,” pungkasnya. (fan)

2,274 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan