KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Diadili, Sepasang Kekasih Bikin Order Fiktif Taksi Online

Senin, 9/Juli/2018 19:42:24
Fhederick Thenandy dan Indrawati saat menjalani persidangan.

SURABAYA (SurabayaPost.id) – Fhederick Thenandy dan Indrawati nampaknya bakal meneruskan kisah asmaranya di balik jeruji besi penjara. Pasalnya, sepasang kekasih ini saat ini tengah diadili karena kompak membuat order fiktif taksi online.

Kali ini Fhederick dan Indrawati menjalani persidangan sebagai terdakwa kasus order fiktif taksi online. Keduanya disidang dengan agenda pembacaan surat dakwaan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Budi Herman menjelaskan, Fhederick dan Indrawati ditangkap anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim di Jalan Raya Manyar, Gresik pada 28 Maret 2018. Saat ditangkap, keduanya sedang berada di dalam mobil dan tengah melakukan order fiktif taksi online.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti sebanyak 16 handphone dengan akun taksi online yang berbeda-beda. Kepada polisi, keduanya mengaku bahwa handphone-handphone tersebut digunakan utuk order secara fiktif pada aplikasi Grab.

JPU Budi menambahkan, keduanya memburu bonus yang mencapai Rp 120 ribu. Sesuai ketentuan, jika sudah mendapat 10 kali order mulai pukul 05.00 WIB hingga pukul 24.00 WIB, maka driver taksi online akan mendapat bonus.

“Tindakan orderan penumpang fiktif dalam mengoperasionalkan aplikasi tersebut. Terdakwa (Fhederick dan Indrawati) membeli akun Grab yang dijual oleh pengguna. Kemudian oleh terdakwa dipasang di handphone dan digunakan sebagai driver,” terang JPU Budi.

Atas perbuatannya, Fhederick dan Indrawati dijerat pasal 35 jo pasal 51 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Peribahan Atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. Dengan pasal tersebut, kedua terancam hukuman maksimal 8 tahun penjara. (fan)

1,368 kali dilihat, 16 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan