KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

HP Dirampas, Korban Dibacok Saat Santai di Depan Museum Brawijaya

Selasa, 10/Juli/2018 21:33:20

MALANG (SurabayaPost.id) – Polres Malang Kota, berhasil menangkap pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) usai merampas HP milik Richard Febrian (16) warga Jalan S Parman, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Kedua pelaku yang ditangkap adalah Muchamad Agus Arifin (20) warga Muharto gang VII, Rt 8 Rw 10, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan juga MY.

Kejadian tersebut bermula, ketika korban asik duduk sendirian di taman depan Museum Brawijaya Malang 1 Juli 2018 sekitar pukul 02.00 WIB, Saat sedang duduk itu, tiba-tiba datang dua pelaku Curat.

“Saat itu, pelaku MA ini berpura-pura bertanya tempat tambal ban. Lalu, tersangka langsung merampas HP korban,” ungkap Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Selasa (10/7/2018).

Karena korban tidak mau memberikan, tersangka langsung mengeluarkan senjata tajam. Tanpa basa-basi tersangka membacok korban dengan celurit hingga korban mengalami luka parah.

“Korban mengalami luka-luka pada tangan kanan dan bibir. Pelaku langsung kabur setelah mendapatkan HP milik korban,” bebernya

Hasil jarahan itu, dijual oleh pelaku melalui seorang temannya bernama Slamet Pribadi (27) warga Muharto, Kedungkandang, Kota Malang. “Hp korban dijual seharga Rp 800 ribu oleh pelaku,” paparnya

Selanjutnya dari laporan korban dan ciri-ciri yang sudah diketahui, petugas melakukan penyelidikan. Polisi berhasil menangkap Mochamad Agus Arifin maupun teman yang membantu menjualkan barang bukti tersebut di kediamannya.

“Pelaku ditangkap di rumahnya, pada 7 Juli 2018 sekitar pukul 02.00 WIB. Namun untuk satu teman pelaku lainnya, saat ini masih buron, barang bukti celurit juga dibawa rekan pelaku,” ungkapnya

Petugas saat ini juga masih terus melakukan pendalaman terhadap pelaku apakah terkait dengan kasus kejahatan lainnya atau tidak. “Pelaku terancam pasal 365 tentang pencurian dengan pemberatan dengan hukuman penjara minimal 9 tahun penjara.

(lili/ah)

101 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan