KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Merasa Usahanya Jatuh, Juragan Rongsokan Kertas Mojokerto Tewas Gantung Diri

Senin, 9/Juli/2018 16:04:36
Korban ditemukan gantung diri

MOJOKERTO (SurabayaPost.id) – Nekat benar apa yang dilakukan Nyuwito Heri Widodo (51), pengusaha barang rongsokan kertas warga jalan Palem Kartika, Perum Japan Asri, Desa Japan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Korban ditemukan karyawannya sendiri mengakhiri hidupnya dengan cara dilarang agama gantung diri di blandar tembok lubang angin-angin gudang yang disewanya di jalan Rajasa Negara Gang 3, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (9/7/2018) pagi.

Data yang diperoleh SurabayaPost.id dilokasi kejadian menyebutkan, kali pertama tubuh korban ditemukan dalam keadaan menggantung, lehernya terjerat tali tampar plastik warna hijau sepanjang sekitar 3 meter di dalam gudang percetakan yang disewa korban oleh Sucahyono (41) karyawan yang juga masih saudaranya korban sekitar pukul 9.30 WIB saat masuk ke gudang garapan.

Ujung tali tampar plastik yang menjerat leher korban dikaitkan di blandar angin-angin tembok gudang. Mengetahui kondisi korban tewas gantung diri, saksi mata saat itu juga minta tolong ke warga sekitar untuk kemudian melaporkannya ke Polisi.

Mendapat laporan, petugas saat itu juga mendatangi lokasi kejadian guna melakukan olah TKP. Hasilnya, sementara di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan jasad tubuh korban dibawa ke kamar mayat RSUD. dr Soekandar, Mojosari.

Ditemui SurabayaPost.id di lokasi, Sucahyono (saksi mata) mengatakan, sehari sebelum ditemukan tewas dengan cara gantung diri, keluarga korban sempat mencarinya karena tidak pulang ke rumah.

“Tidak biasanya korban tidak pulang rumah. Namun ketika saya hendak masuk gudang, gudang sudah dalam keadaan tidak terkunci. Begitu saya masuk ke dalam gudang, saya melihat tubuh korban membujur kaku tak bernyawa, tergantung dengan tali tampar plastik. Korban memang pernah berbicara jika usahanya mulai jatuh (bangkrut) dan saya sempat disuruh pindah kerja ditempatkan di usaha temanya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Puri, AKP. Sukadi, SH ketika dikonfirmasi terkait kejadian yang dialami korban mengatakan, hasil olah TKP sementara, kematian korban murni karena gantung diri. Namun kita juga masih menunggu hasil visum dokter kamar mayat RSUD dr. Soekandar, Mojosari.

“Guna penyidikan lebih lanjut, kita amankan barang bukti berupa, 1 buah tas berisi surat penting milik korban, seutas tali tampar warna hijau panjang sekitar 3 meter yang digunakan korban menjerat lehernya dan setumpuk kertas yang digunakan panjatan,” pungkasnya.

(Joe/Jun)

104 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan