KONTRAKTOR KUBAH MASJID

KUBAH MASJID ENAMEL

Tim Hunter Gulung Komplotan Pencurian Bermodus Pecah Ban Mobil

Selasa, 10/Juli/2018 21:59:37

MALANG (SurabayaPost.id) – Tim Hunter Makota yang diback up Unit Jatanras Polda Jatim berhasil menggulung tiga dari tujuh pelaku pencurian dengan modus pecah ban dan cukit jok motor. Itu setelah kawanan penjahat tersebut mengasak uang berjumlah Rp 400 juta dari tiga TKP di Kota Malang.

Petugas membekuk ketiga pelaku di kawasan Kota Malang. Ketiga pelakupun diberikan tindakan tegas dengan dihadiahi timah panas akibat melawan petugas saat ditangkap.

Ketiga pelaku itu, Ahmad Anis (38) warga Kedungsolo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Adi Irawan (32) warga Lubuk Lingau Barat, Sumatra Selatan. Selain itu Andi Gustiawan (30) warga Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Sedangkan empat rekan pelaku lainnya berinisial IJ, ME, MA dan HW masih buron.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri SH MH mengungkapkan, bahwa kasus ini terungkap berawal dari laporan korban bernama AS (56). “Kami tindaklanjuti laporan itu,” kata dia saat didampingi Kasat Reskrim AKP Jumbo dan Kasubbag Humas Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, Selasa (10/7/2018).

Dijelaskan Asfuri bila korban yang warga Jalan Danau Matana XII,, Kelurahan Sawojajar itu sebelumnya menjadi korban dari tujuh pelaku. Kala itu dia usai mengambil uang dari bank di kawasan Jalan Kawi sebesar Rp 100 juta. Kemudian uang tersebut diletakan di dalam jok motor miliknya, setelh itu korbanpun pulang.

Saat sampai dirumah, korban akhirnya memarkirkan motor miliknya di depan rumah. Setelah itu, korban masuk kedalam rumah. Tak lama korban keluar rumah untuk mengambil uang di dalam jok motor miliknya. Namun alangkah kagetnya korban saat akan mengambil uang tersebut, korban mendapati jok motornya kosong.

“Para pelaku ini sebelumnya sudah memantau korban semejak korban mengambil uang di bank. Ketujuh pelaku ini mempunyai peran masing-masing,” beber Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SH MH.

Lanjut Kapolres, peran masing-masing pelaku diawali dari berangkat bersama-sama dari rumah kontrakan MS di Perum Karangjati, Pasuruan menuju Kota Malang mencari sasaran pencurian.

Setelah sampai di kota Malang tersangka ME mengajak rekan rekannya untuk menuju sebuah bank di kawasan Jalan Kawi. Setelah berada di depan bank kemudian tersangka MA dan tersangka HW masuk ke dalam bank untuk mencari target nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar.

Begitu mendapatkan sasaran, pelaku MA dan pelaku HW menginformasikan kepada tersangka ME ciri-ciri korban dan kendaraan yang dikendarai oleh korban. Setelah kurban keluar selanjutnya para pelaku bersama-sama mengikuti korban dari belakang sampai di rumah korban.

“Sampai di rumah korban parkir lalu masuk dalam dua pelaku yakni IJ dan ME langsung masuk ke rumah-rumah dan mengambil uang korban di dalam jok motor sementara pelaku lain mengawasi sekitar, setelah berhasil mereka kabur,” beber Kapolres berperawakan tinggi itu.

Saat dalam pelarian, para pelaku juga sudah menyiapkan strategi agar beberapa pelaku berperan untuk menghalang-halangi jika terdapat orang yang mengejar mereka.

“Dari hasil pendalaman para pelaku sudah beraksi di 3 TKP, di sebuah toko bangunan di kawasan soekarno-hatta, Lowokwaru, Kota Malang, kedua disebuah rumah makan di Jalan Danau Maninjau, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan yang ketiga di Jalan Danau Matana, Sawojajar, Kota Malang rumah korban AS,” bebernya

Sementara itu dari penangkapan tiga tersangka ini, petugas berhasil mengamankan tiga sepeda motor, yakni Honda Supra GTR 150 cc warna hitam bernopol N 5789 KC, CBR 150 cc bernopol B 3574 UBP dan Yamaha Mio bernopol N 2346 TAA.

” Dua sepeda motor tersebut merupakan sarana mereka, namun satu sepeda motor dibeli dari hasil kejahatan. Selain itu juga diamankan uang tunai Rp 1 juta. Saat ini pengejaran terhadap pelaku lainnya terus dilakukan,” pungkasnya.

(lil/ah)

116 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan