PT Benteng Kharisma Megahjaya Optimis Permohonan Pailit Dikabulkan

25 April 2019 - 22:06 WIB
Achmad Hayayi, kuasa hukum pemohon pailit

SURABAYA (surabayapost.id) – PT Benteng Kharisma Megahjaya dkk optimis PT Summit Abadi bakal dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Permohoan pailit diajukan karena hutang yang telah jatuh tempo pada proyek pembangunan Hotel Aveda Seminyak di Jalan Petitenget Kuta, Bali.

Sidang kali ini mengagendakan penyerahan kesimpulan dari PT Benteng Kharisma Megahjaya selaku pemohon dan PT Summit Abadi selaku termohon. “Semua sepakat putusan pada 6 Mei nanti, meski lebih 5 hari dari kesepakatan semua pihak,” kata hakim Hariyanto di Pengadilan Niaga Surabaya, Kamis (25/4/2019).

Sementara itu usai sidang, Achmad Hayayi dari kantor advokat Lukas Santoso and Partners sebagai pihak pemohon mengatakan, permohonan pailit yang diajukannya bakal dikabulkan. “Kesimpulan kami sebagai pihak pemohon tentunya kami percaya permohonan kami dikabulkan oleh Pengadilan Niaga Surabaya. Karena mengingat bukti-bukti dan keterangan saksi serta ahli yang didatangkan termohon justru memihak kepada kami. Yang pada intinya bahwa apabila memang ada faktanya dan bisa dibuktikan terkait adanya utang yang telah jatuh tempo dan mempunyai dua kreditur atau lebih maka pasal 2 ayat 1 UU RI Kepailitan Nomor 37 Tahun 2004, maka hal tersebut bisa dilakukan,” terangnya.

Perlu diketahui, PT Benteng Kharisma Megahjaya, CV Anugerah Abadi, dan PT Tunas Jaya Sanur bersama-sama menggugat PT Summit Abadi akibat hutang yang telah jatuh tempo pada 2014 lalu. Dalam perkara pailit bernomor: 4/Pdt.Sus.Pailit/2019/PN.Niaga.Sby tersebut mereka berharap agar Pengadilan Niaga Surabaya menerima dan mengabulkan seluruh permohonan yang diajukan. (aha/fan)