Sipoa Group Kembalikan Uang Konsumen Sebesar Rp 2,7 Miliar

7 December 2018 - 15:49 WIB
Elizabeth Ratna Titik Tjahyani, salah satu konsumen dari Paguyupan Costumer Sipoa (tengah) sumringah usai menerima refund uang pembelian apartemen dari Sipoa Grup.

SURABAYA (surabayapost.id) – Sipoa Grup melanjutkan pengembalian uang atau refund kepada konsumen yang mengalami kegagalan serah terima unit apartemen Royal Avatar World. Total uang refund sebesar Rp 2,7 miliar tersebut telah diterima oleh 14 konsumen.

Proses penyerahan refund Rp 2,7 miliar tersebut dilakukan sendiri oleh pihak Sipoa Grup dan difasilitasi oleh Paguyuban Konsumen Tim Baik-Baik (TB2) di kantor Bank BCA Rungkut di Jakan Raya Kendangsari Industri, Surabaya, Jumat (7/12/2018). Para konsumen yang menerima refund kali ini diantaranya, KMT Susana Slametdaryah, Edi Harsono Pratikno, Diana Rapitasari, Syarif Darmawan, Putri Irmayani, Indra Budi Lestari, Elizabeth Ratna Titik Tjahyani, Busono, Fahmy Martin, dan Masrifah.

“Melalui TB2, Sipoa Grup menanti permintaan dan kedatangan konsumen lain dari kelompok Dikky Setiawan dan kawan-kawan yang menghendaki refund, yang akan diberikan tanpa ada pemotongan apapun,” ujar Sugeng Teguh Santoso, kuasa hukum Sipoa Grup kepada wartawan.

Menurutnya, sejak awal Sipoa Grup sebenarnya bertanggung jawab penuh dan berkomitmen untuk mengembalikan seluruh uang konsumen. Hal itu dibuktikan dari adanya 60 orang konsumen yang telah menerima refund. Bahkan, sebanyak 200 orang konsumen yang tergabung dalam TB2 sudah menerima jaminan refund berupa aset senilai Rp 40 miliar.

Sugeng menjelaskan, jaminan yang diberikan tersebut sejenis model hak tanggungan dengan jangka 6 bulan. Apabila dalam tempo tersebut, Sipoa Grup gagal melakukan pembayaran, maka 200 orang konsumen tersebut dapat menjual aset tersebut. “Refund untuk sisa seluruh konsumen bila ingin cepat lebih baik memakai model TB2. Sipoa Grup memiliki aset jauh lebih dari cukup dibandingkan dengan total nilai kewajibannya dengan konsumen,” jelasnya.

Menurut Sugeng, selama ini ada oknum yang selalu menghalangi itikad baik Sipoa Grup saat akan mengembalikan uang konsumen. Oknum ini yang menerapkan pemotongan hingga mencapai 30 persen dari total uang refund yang diterima konsumen. “Untuk menghindari adanya pemotongan, disarankan konsumen lebih baik berhubungan langsung dengan Sipoa Grup melalui TB2,” bebernya.

Sementara itu, Elizabeth Ratna Titik Tjahyani, salah satu konsumen dari Paguyupan Costumer Sipoa mengaku senang atas refund ini. Ia juga berterima kasih kepada manajemen Sipoa Grup yang telah memberikan secara utuh uang refund. “Saya bersyukur karena hari ini saya bisa mendapatkan uang saya kembali,” ujar wanita berparas cantik ini. (fan)