Tersangka Kasus Penganiayaan jadi Tahanan Kota, Korban Kecewa

15 April 2019 - 21:31 WIB
Tersangka Imelda Budianto (kaos putih) saat menjalani pemeriksaan di Polsek Sukomanunggal beberapa waktu lalu.

SURABAYA (surabayapost.id) – Polsek Sukomanunggal melimpahkan Imelda Budianto, tersangka kasus penganiayaan terhadap Lauw Vina alias Vivi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Senin (15/4/2019). Meski berstatus tahanan, namun status tersangka Imelda hanya menjadi tahanan kota.

Selain melimpahkan tersangka Imelda, penyidik Polsek Sukomanunggal juga melimpahkan barang bukti mobil nopol L 1868 TC. Mobil tersebut saat itu digunakan tersangka Imelda untuk menubruk Vivi.

Teguh Darmawan, Kepala Kejari Surabaya mengatakan, tersangka Imelda dijerat dengan dua pasal yakni 351 ayat 1 dan pasal 360 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. “Barang bukti yang diserahkan berupa mobil dan juga payung, dan juga ada flasdisk,” ujarnya.

Ia menambahkan, tersangka Imelda kini berstatus sebagai tahanan kota. Dengan status ini, maka tersangka Imelda tidak diperkenankan berada di luar kota Surabaya. “Mulai Senin besok tersangka juga diwajibkan untuk lapor ke sini (kejaksaan),” tambahnya.

Saat ditanya alasan pihaknya tidak menjebloskan tersangka Imelda ke tahanan, Teguh mengaku memiliki beberapa pertimbangan. Salah satu pertimbangan tersebut yaitu tersangka Imelda saat ini memiliki anak yang masih kecil. “Tersangka juga selalu kooperatif,” tambahnya.

Sementara itu, kuasa hukum Vivi yaitu Andry Ermawan mengaku kecewa karena tersangka Imelda hanya berstatus sebagai tahanan kota. Padahal dirinya berharap agar tersangka Imelda dijebloskan ke tahanan. “Tapi kami tidak bisa berbuat apa-apa karena itu adalah kewenangan kejaksaan. Jadi kita lihat saja nanti di persidangan, semoga mejelis hakim bisa melihat kasus ini secara profesional,” paparnya.

Kasus ini berawal saat dua orang ibu-ibu sedang menjemput anaknya di sekolah Marlion Internasional. Saat berada di parkir sekolah, Vivi (korban) yang belum mendapat tempat parkir menghalangi mobil Imelda.

Tak terima dengan sikap Vivi, Imelda ternyata emosi dan membunyikan klakson terus-menerus. Lantaran tak dihiraukan, tiba-tiba mobil Imelda menubruk Vivi hingga akhirnya mengalami luka di kaki dan tangannya. (aha/fan)