Cegah Kerumunan, Polres Tulungagung Luncurkan Mobil SIM Masuk Desa

Aparat kepolisian saat mensosialisasikan mobil SIM Masuk Desa.

TULUNGAGUNG (SurabayaPost.id) – Guna mencegah kerumunan dalam pengurusan SIM,  Polres Tulungagung meluncurkan Program Sisuka. Melalui inovasi ini, mobil bus sisuka akan berkeliling menuju pelosok desa yang siap memproses pencetakan SIM. 

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) meluncurkan Program Sisuka. 

“Sisuka adalah SIM Masuk Desa Satlantas Polres Tulungagung,” terangnya Senin (29/3/2021).

Adalah sebuah mobil bus yang telah dilengkapi fasilitas khusus untuk melakukan pencetakan kartu SIM. 

“Mobil Sisuka siap berkeliling ke pelosok desa, agar masyarakat tidak perlu datang ke kantor Satpas” ujarnya. 

Polisi sosialisasi mobil SIM Masuk Desa

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir jumlah kepadatan para pengunjung dalam pengurusan SIM. 

“Seperti yang kita ketahui, pandemi covid hingga saat ini belum berakhir,” jelasnya. 

Selain itu, inovasi ini merupakan implementasi dari Program Bapak Kapolri yakni Presisi. 

“Dimana salah satu dari Program Presisi adalah transformasi pelayanan publik,” sebutnya. 

Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Muhammad Bayu A menyampaikan, mobil Sisuka telah siap meluncur ke pelosok desa. 

“Melalui ini masyarakat bisa melakukan usulan, agar mobil sisuka datang di lokasi yang diinginkan,” imbaunya. 

Namun, kapasitas pencetakan kartu SIM melalui mobil sisuka ini mencapai 20 hingga 50 kartu SIM per hari. 

“Silahkan dikoordinir terlebih dahulu, terutama masyarakat yang jaraknya jauh dari pusat kota,” pintanya. 

Dengan begitu, pengurusan perpanjangan SIM tidak perlu lagi datang mengantri/membludak di Kantor Satpas Polres Tulungagung. (Zainul Fuad )

Baca Juga:

  • Bukan Sekadar Elektoral, Akademi Dewi Pertiwi PSI Dorong Perempuan Jadi Solusi Masalah Sosial
  • HUT ke-25 Jadi Momentum, Demokrat Kota Malang Perkuat Mesin Partai Sampai Akar Rumput
  • Kalapas Malang Tegaskan Tak Ada Fasilitas Mewah untuk Napi Korupsi, Semua Sama
  • Buka Ruang Aspirasi untuk Peningkatan Pelayanan, Kalapas Malang Bagikan Kuesioner kepada Warga Binaan