Rekam Jejak Irjen Totok Suharyanto, Dari Reserse Malang Hingga Pembongkar Kasus Rp476 Miliar Kini Kapolda Sulbar

Irjen Totok Suharyanto. (ist).
Irjen Totok Suharyanto. (ist).

JAKARTA (SurabayaPost.id) – Mutasi di tubuh Polri kembali bergulir. Irjen Pol Totok Suharyanto resmi dipercaya mengemban jabatan baru sebagai Kapolda Sulawesi Barat (Sulbar), menggantikan Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Prosesi sertijab, pelantikan, dan Korps Raport kenaikan pangkat Pati Polri dipimpin langsung Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (3/10/2026) malam.

Totok sendiri bukan sosok baru di dunia reserse. Alumni Akpol 1994 itu menghabiskan sebagian besar kariernya di bidang penyidikan, khususnya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebelum dipercaya memimpin Polda Sulbar, ia menjabat sebagai Kepala Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri sejak 27 Februari 2026.

Namanya semakin dikenal publik setelah memimpin operasi besar pada 8-9 Juli 2026. Bersama jajaran Polda Metro Jaya, Kortastipidkor menggeledah 12 lokasi secara serentak.

Salah satu lokasi yang paling menyita perhatian berada di Sentul, Bogor. Rumah tersebut diakui sebagai kediaman mantan Jampidsus Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Di dalam rumah tersebut, penyidik menemukan brankas berisi tujuh koper yang menyimpan emas batangan 74 Kg, mata uang asing 4.767.300 Dolar AS dan 14.083.800 Dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta. Total temuan ditaksir mencapai Rp476 miliar.

Totok kala itu menjelaskan, penggeledahan itu berkaitan dengan tiga perkara sekaligus: dugaan korupsi tata kelola batu bara, kasus PT Asabri dan PT Jiwasraya periode 2020-2025, serta dugaan TPPU terkait kewajiban utang PT CBS kepada PT KNI.

Di bawah kepemimpinannya pula, Kortastipidkor menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka kasus korupsi dan pencucian uang pada September 2026.

Kini, setelah menuntaskan sejumlah kasus besar di Kortastipidkor, Totok mendapat amanah baru menjaga Kamtibmas di Sulawesi Barat. Sementara pejabat lama, Irjen Adi Deriyan Jayamarta, dimutasi sebagai Pati Bareskrim Polri dalam penugasan di KLH/BPLH.

Riwayat Jabatan Irjen Pol Totok Suharyanto:

  • 1994: Kanit Jatanras Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat
  • 1998: Danton Tar Akpol
  • 2000: Dankie Tar Akpol
  • 2003: Kasat Reskrim Polres Malang Kota
  • 2005: Kasat Reskrim Polwil Malang
  • 2007: Wakapolres Malang Kota
  • 2008: Pamen Bareskrim Polri
  • 2010: Kasat Idik II Ditresnarkoba Polda Jatim
  • 2011: Kapolres Trenggalek Polda Jatim
  • 2013: Kapolres Malang Kota Polda Jatim
  • 2015: Wadirreskrimsus Polda DIY
  • 2016: Dirreskrimsus Polda Gorontalo
  • 2017: Kasubdit IV Ditipidkor Bareskrim Polri
  • 2018: Analis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri
  • 2019: Kasubdit II Ditipidkor Bareskrim Polri
  • 2020: Dirreskrimum Polda Jatim
  • 2024: Waketbidkermadianmas STIK Lemdiklat Polri
  • 2025: Dirtindak Kortastipidkor Polri
  • 2026: Kakortastipidkor Polri
  • 2026: Kapolda Sulawesi Barat. (lil).

Baca Juga:

  • Mutasi Polri, Irjen Totok Suharyanto Resmi Pimpin Polda Sulbar