SURABAYA (SurabayaPost.id) – Tim voli putri Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang harus mengakui keunggulan tuan rumah Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di laga Grand Final Liga Voli Mahasiswa (LVM) 2026 Seri Surabaya, Minggu (18/10/2026) petang.
Dalam pertandingan penentu yang berlangsung sengit di GOR Unesa Surabaya, tim srikandi UIBU memberikan perlawanan terbaiknya sebelum akhirnya takluk dengan skor 0-3 dari tim voli putri Unesa yang diperkuat pemain berlabel Timnas.
Hasil ini membuat tim UIBU Malang menempati posisi Runner-up.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit. Pada set pertama, srikandi UIBU yang tampil di bawah tekanan publik tuan rumah harus mengakui keunggulan Unesa dengan skor 12-25.
Kebangkitan justru ditunjukkan UIBU pada set kedua. Sempat tertinggal, tim asuhan M. Ali Mu’arifuddin mampu bangkit dan memaksa laga berjalan ketat hingga poin kritis. Jual beli serangan terjadi, namun dewi fortuna belum berpihak pada UIBU. Set kedua berakhir dramatis dengan skor tipis 25-27 untuk kemenangan Unesa.
Memasuki set ketiga, stamina dan fokus anak-anak UIBU mulai terkuras usai pertarungan sengit di set kedua. Unesa yang tampil lebih dominan dan solid akhirnya menutup laga dengan skor 13-25.
Pada ajang LVM 2026 ini, UIBU menurunkan skuad terbaiknya yang diasuh oleh tim pelatih M. Ali Mu’arifuddin. Mereka adalah Risma Audina Agustin, Ahida Ougest Amandia, Khalila Sesya Putri Auletha, Aura Meyka Dirennanda, Cholisa Salsabila, Maulidhatul Aulya Windy Hermanto, Zahro Aprilia Irana, Pinasti Ladifa, Anandya Naufa Shiela Nazva Pangesti, Halimatus Sakdiyah yang bertindak sebagai kapten tim, Salwa Syakuri Barru Ana, Diana Balqis Ummah Permata, Dwi Aminatussholikhah, dan Washilatul Arkhamia.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan tim voli putri UIBU yang telah mengharumkan nama kampus di kancah LVM 2026.
“Kami sangat bangga. Anak-anak sudah berjuang luar biasa, bisa masuk Grand Final dan memberikan perlawanan ketat kepada tim sekelas Timnas Unesa itu bukan hal mudah. Skor 25-27 di set kedua itu bukti mental juang srikandi UIBU sangat hebat,” ujar Dr. Nurcholis.
“Runner-up ini adalah kemenangan. Ini adalah proses Heppiee yang sesungguhnya. Kalah menang itu biasa, tapi semangat kebersamaan, sportivitas, dan kebanggaan menjadi keluarga besar UIBU yang utama. Kami akan terus support agar tahun depan bisa juara,” tegasnya.
Capaian sebagai Runner-up LVM 2026 Seri Surabaya ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga voli di UIBU Malang terus menunjukkan progres positif dan siap bersaing di level yang lebih tinggi. (lil).
