MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – DPRD Kota Malang memberikan sorotan terhadap sajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) kering khusus Ramadan yang didistribusikan ke siswa sekolah di Kota Malang. Anggota Komisi D DPRD Kota Malang, Suyadi, mengaku miris melihat sajian MBG kering yang didistribusikan.
Suyadi mengatakan bahwa menu MBG kering yang disalurkan berbeda-beda, antara lain paket telor rebus, kue kukus, kacang goreng, dan kurma, serta paket telur puyuh, kue, pisang, dan kacang rebus.

Ia menyarankan agar buah belimbing diganti dengan buah pisang, apel, atau jeruk, dan kacang disesuaikan dengan menu lain yang lebih bergizi, seperti kurma. Selain itu, Suyadi juga menekankan bahwa SPPG penyalur MBG harus memperhatikan masa kadaluarsa kue dan standar kelayakan gizi di setiap menu MBG yang disalurkan.
“Kami mendorong seluruh SPPG untuk mematuhi standar kelayakan gizi yang sudah ditetapkan Badan Gizi Nasional,” kata Suyadi, Rabu (25/2/2026). Ia juga mengingatkan agar SPPG tidak melanggar SOP dan memperhatikan kelayakan menu MBG yang disalurkan.
Suyadi berharap agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan jika menemukan penyimpangan dalam pendistribusian MBG kering. “Semua dapur MBG sudah dikasih SOP, mana menu yang harus diberikan, mana yang layak dan tidak. Jangan dilanggar,” tegas Politisi Nasdem tersebut. (lil).
