SURABAYA (SurabayaPost.id) –Tren perawatan kulit terus berinovasi dengan hadirnya Juvelook, sebuah treatment yang kini mulai diminati karena durabilitasnya yang lama. Juvelook mengandung PDLLA (Poly-D,L-Lactic Acid) dan Hyaluronic acid, dua bahan yang bekerja saling mendukung untuk membantu pembentukan kolagen dan menjaga kelembapan kulit.
Dr. Stefani Marietta, M.Biomed (AAM), dokter estetika di Luminaire Clinic, menjelaskan bahwa Juvelook dapat menjaga kualitas kulit selama 6-9 bulan, jauh lebih lama daripada skin booster konvensional. “Prosedur tindakan Juvelook sangat fleksibel dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik setiap pasien,” kata dr. Stefani, dalam sebuah sesi wawancara di acara Beauty Fest 2026, Sabtu (4/4/2026).
Hasil treatment mulai terlihat dalam 2 minggu dan akan semakin bagus dalam 1 bulan. Namun, pasien perlu bersabar dan memperhatikan masa pemulihan yang wajar terjadi, seperti kemerahan dan bentol-bentol, yang biasanya berlangsung 3-5 hari.
“Reaksi peradangan minimal seperti kemerahan, bentol-bentol, hingga bekas suntikan adalah hal yang normal,” jelas dr. Stefani. Dosis sangat memengaruhi masa pemulihan ini, jadi pastikan Anda mengikuti instruksi dokter dengan benar.

Juvelook tidak hanya untuk pasien berusia 25 tahun ke atas, tapi juga dapat membantu pasien dengan keluhan tekstur kulit seperti pori-pori besar dan bopeng. “Bagi pasien yang memiliki keluhan tekstur kulit, tindakan ini sudah bisa dimulai sejak dini,” kata dr. Stefani.
Faktor kebersihan menjadi kunci utama untuk menghindari risiko infeksi. Dokter mewanti-wanti agar pasien tidak datang dalam kondisi kulit kotor atau berkeringat setelah berolahraga. Selain itu, pantangan setelah tindakan juga harus dipatuhi dengan ketat.
Dengan Juvelook, Anda dapat memiliki kulit yang sehat dan terawat tanpa perubahan bentuk drastis. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut tentang treatment ini. (lil).
