MALANG (SurabayaPost.id) – Emba Jetbus Run Malang 2026 akan segera digelar pada Minggu (18/1/2026), dengan menghadirkan pengalaman lari yang tak terlupakan dan total hadiah Rp430 juta. Event ini bertujuan untuk menjadi salah satu event 10K terbaik nasional dan diikuti oleh 3.600 peserta dari berbagai daerah.
Inisiator Emba Jetbus Run Malang, Paulus Oliver Yoesoef, menyatakan bahwa event ini akan menjadi platform untuk mempromosikan Kota Malang sebagai destinasi olahraga dan pariwisata. “Kami ingin menjadikan Emba Jetbus Run Malang sebagai event lari yang ikonik dan menjadi kebanggaan masyarakat Malang,” kata kata Paulus dalam konferensi pers yang digelar pada, Jumat (16/1/2025).
Event ini juga menampilkan sejumlah inovasi, seperti medali trilogi yang unik, sistem live cam untuk memantau pelari elit, dan kategori pelajar usia 14-17 tahun dengan total hadiah Rp30 juta. Selain itu, atlet-atlet nasional seperti Robi Syianturi, Suryo Agung Wibowo, dan Atjong Tio, juga akan hadir dan berbagi pengalaman dengan peserta.
“Sejumlah inovasi kami hadirkan pada event tahun ini untuk mendongkrak ketenaran dan kredibilitas Emba Jetbus Run. Selain peningkatan hadiah, panitia juga memperkenalkan medali trilogi untuk periode 2026–2028. Terbaru, sistem live cam yang memungkinkan pelari elit dipantau langsung secara real time sejak start, sebuah terobosan pertama di Indonesia,” terangnya.
Disisi lain, Ardianto selaku perwakilan Emba Group Malang dan sebagai pihak menyampaikan, komitmen dukungan jangka panjang terhadap event ini. Selain mendukung penyelenggaraan, Emba Group juga memproduksi berbagai merchandise khusus dan menggandeng pelaku ekonomi kreatif serta UMKM lokal.
“Lebih dari 50 persen peserta berasal dari luar Kota Malang. Ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya dan produk unggulan Malang sebagai kota yang ramah bagi pelari,” jelasnya.
Ardianto menambahkan, dukungan selama tiga tahun ke depan diharapkan dapat menciptakan ekosistem berkelanjutan. Menghubungkan antara olahraga, fashion, komunitas dan pariwisata untuk memperkuat posisi Kota Malang di kancah nasional.
Sementara itu, Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengapresiasi event ini dan memperkirakan bahwa event ini akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. “Event ini tidak hanya mempromosikan olahraga, tetapi juga mempromosikan produk-produk lokal dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat,” tandasnya. (lil).
