GAJAH BARU Persembahkan Anggrek Hibrida Baru, Ikon Kebanggaan Internasional

SERTIFIKAT: Perwakilan dari Team Dody Christanto bersama Hj. Sautik sebagai pemegang Hak Paten Anggrek Gajah Baru dengan sertifikat dari Royal Horticultural Society International. (ist)
SERTIFIKAT: Perwakilan dari Team Dody Christanto bersama Hj. Sautik sebagai pemegang Hak Paten Anggrek Gajah Baru dengan sertifikat dari Royal Horticultural Society International. (ist)

MALANG (SurabayaPost.id) – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33, GAJAH BARU resmi mempersembahkan New Hybrid Orchid yang hasil persilangan dari dua jenis Anggrek berbeda. Anggrek hibrida baru ini diberi nama GAJAH BARU dan telah terdaftar secara resmi di Royal Horticultural Society (RHS) International yang bermarkas di London, Inggris.

Keanekaragaman Anggrek Indonesia

Indonesia memiliki lebih dari 5.000 spesies Anggrek, menjadikannya salah satu negara dengan keanekaragaman Anggrek tertinggi di dunia. Dari Jawa hingga Papua, anggrek hidup dalam ragam rupa dan warna. Kehadiran Anggrek hibrida baru ini semakin memperkaya perbendaharaan Anggrek dunia khususnya yang berasal dari Indonesia.

Proses Pembuatan Anggrek Hibrida

Menurut Hj Sautik, pemegang hak paten Anggrek GAJAH BARU, Anggrek hibrida seperti GAJAH BARU ini merupakan hasil silangan dari dua atau lebih varietas, spesies, genus yang berbeda. “Tidak hanya itu, Anggrek hibrida seringkali beradaptasi dengan baik terhadap berbagai kondisi rumah, banyak spesies membutuhkan perawatan yang lebih spesifik,” ujar Hj Sautik, Minggu (31/8/2025).

Anggrek hasil persilangan yang bernama GAJAH BARU. (ist).
Anggrek hasil persilangan yang bernama GAJAH BARU. (ist).

Pencapaian Internasional

New Hybrid Orchid “GAJAH BARU” telah terdaftar secara resmi di RHS International pada tanggal 18 Agustus 2025. Hasil karya dari bercocok tanam Anggrek hibrida ini membutuhkan waktu selama 4-5 tahun, mulai dari proses awal persilangan sampai registrasi Internasional hingga mendapatkan sertifikat internasional.

Keberhasilan Pembudidayaan

Keberhasilan pembudidayaan tanaman, Anggrek jenis baru ini tidak terlepas atas keterlibatan Team dari Mr. Dody Christanto. “Kini, ‘GAJAH BARU’ telah menjadi ikon kebanggaan internasional, bukan hanya bagi keluarga besar GAJAH BARU, tetapi juga bagi para pecinta Anggrek di berbagai negara,” kata Hj Sautik.

Lokasi dan Informasi Lebih Lanjut

GAJAH BARU beralamat di Jl. Probolinggo No.162, Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Untuk informasi lebih lanjut tentang Team dari Mr. Dody Christanto, bisa dilihat di ig:dodychristanto.

Dengan demikian, GAJAH BARU telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pelopor dalam pengembangan Anggrek hibrida di Indonesia. Semoga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi para pecinta Anggrek lainnya untuk terus mengembangkan dan melestarikan keanekaragaman Anggrek di Indonesia. (**).

Baca Juga: