MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Ujian Akhir Semester (UAS) Heppiee Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) kembali menghadirkan bentuk evaluasi pembelajaran yang kreatif. Kali ini, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menampilkan pertunjukan drama Ramayana versi heppiee yang dibawakan dalam bahasa Inggris dengan sentuhan humor dan pesan kebudiutamaan.
Pertunjukan drama ini menjadi bentuk UAS yang menguji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa Inggris secara kontekstual, ekspresif, dan komunikatif. Cerita Ramayana dipilih sebagai media pembelajaran karena kaya nilai moral, seperti kejujuran, keberanian, dan tanggung jawab, yang disampaikan melalui alur cerita yang ringan dan menghibur.
Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si., menyampaikan bahwa UAS Heppiee memberi ruang bagi mahasiswa untuk menampilkan capaian pembelajaran secara nyata.
“UAS tidak harus selalu identik dengan ujian tulis. Melalui pertunjukan seperti ini, mahasiswa menunjukkan kemampuan bahasa, kreativitas, dan pemahaman nilai secara bersamaan,” ujar Nurcholis Sunuyeko, Sabtu (31/1/2026).
Sementara itu, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Endang Setiyo Astuti, M.Pd., menjelaskan bahwa drama Ramayana versi heppiee dirancang agar mahasiswa berani menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata.
“Mahasiswa belajar berbicara, berekspresi, dan bekerja sama melalui drama. Nilai kebudiutamaan dalam cerita menjadi konteks yang kuat untuk pembelajaran bahasa,” jelasnya.
Pelaksanaan UAS Heppiee ini berlangsung meriah dan mendapat respons positif dari mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan UAS di lingkungan UIBU yang mengedepankan evaluasi pembelajaran berbasis proses, kreativitas, dan pengalaman belajar yang menyenangkan. (**).
