MALANG (SurabayaPost.id) – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat silaturahmi keluarga besar kampus dengan menggelar acara riyoyoan yang meriah dan penuh kebersamaan di Kampus C Jalan Citandui, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (31/3/2026) malam. Acara ini dihadiri oleh keluarga besar UIBU, termasuk ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak karyawan/dosen dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi.
Dalam acara ini, UIBU membagikan angpao Lebaran kepada anak-anak karyawan/dosen, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi orang tua mereka. Rektor UIBU, Dr. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, menyampaikan bahwa riyoyoan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan keakraban antar keluarga besar kampus. “Momen riyoyoan ini agar semua keluarga besar UIBU bisa saling silaturahmi, saling lebih mengenal antara semua keluarga,” ujarnya.

UIBU memiliki pendekatan berbeda dengan institusi lain, yaitu tidak membentuk organisasi ibu-ibu seperti dharma wanita atau PKK. Hal ini bertujuan agar dosen tetap fokus pada tugas utama sebagai tenaga pendidik. “Kalau di institusi pemerintah ada dharma wanita, PKK, kita tidak, supaya kalau kumpul setahun sekali kangennya terasa. Kedua, agar konsentrasi bapak ibu dosen bekerja, konsentrasi menjadi dosen dan menjadi tenaga pendidik di UIBU,” jelas Sam Rektor.
Dengan acara ini, UIBU berharap dapat meningkatkan semangat dan motivasi seluruh keluarga besar kampus untuk terus berkontribusi dalam mengembangkan proses pendidikan di UIBU. “Kami berharap acara ini dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan keakraban antar keluarga besar kampus, sehingga kita semua dapat bekerja sama untuk mencapai visi dan misi UIBU,” tambah Sam Rektor.

Dalam kesempatan itu, Sam Rektor juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh dosen dan tenaga pendidik. “Berterima kasih dharma bakti dosen tenaga pendidik yang mengembangkan dan berjalannya proses pendidikan di UIBU, itu karena dharma bakti, partisipasi yang tanpa lelah bapak ibu dosen,” ujarnya.

Acara diakhiri dengan permohonan maaf dari pimpinan kampus kepada seluruh keluarga besar UIBU. “Sebagai pimpinan saya tak luput dari kesalahan, dalam hari riyoyoan ini saya mewakili pimpinan mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya. (lil).
