10 Hari Terakhir Ramadhan, BMM Distribusikan Bantuan Langsung Untuk Warga Palestina

Respon cepat ini menjadi bentuk transparansi Baitulmaal Muamalat kepada para donatur untuk mengabarkan kondisi terkini tentang warga Palestina di Gaza maupun Kamp Pengungsian Palestina di Yordania.(ist).
Respon cepat ini menjadi bentuk transparansi Baitulmaal Muamalat kepada para donatur untuk mengabarkan kondisi terkini tentang warga Palestina di Gaza maupun Kamp Pengungsian Palestina di Yordania.(ist).

Kondisi Terkini di Palestina
Sejak pertempuran yang terjadi pada 07 Oktober 2023, serangan Israel ke Palestina telah menyebabkan korban jiwa lebih dari 50.609 penduduk Gaza yang mayoritas korbannya adalah perempuan dan anak-anak.

Serangan yang terjadi juga menyebabkan wilayah Palestina rata oleh tanah, dimana puing bangunan hingga fasilitas umum tidak lagi tersisa dan menyebabkan masyarakat Palestina harus tinggal di Kamp Pengungsian.

Respon cepat ini menjadi bentuk transparansi Baitulmaal Muamalat kepada para donatur untuk mengabarkan kondisi terkini tentang warga Palestina di Gaza maupun Kamp Pengungsian Palestina di Yordania.(ist).
Respon cepat ini menjadi bentuk transparansi Baitulmaal Muamalat kepada para donatur untuk mengabarkan kondisi terkini tentang warga Palestina di Gaza maupun Kamp Pengungsian Palestina di Yordania.(ist).

Terbaru, Israel turut menyasar jurnalis yang menyebabkan 210 jurnalis kini tercatat sebagai korban jiwa. Selain itu, kini frekuensi serangan ke Kamp Pengungsian dan rumah sakit semakin tinggi yang berakibat pada tingginya korban yang berjatuhan.

“Di 10 hari terakhir Ramadhan ini, Palestina kembali berduka. Semoga melalui bantuan yang diamanahkan oleh para donatur sekalian bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar Zainul. (**).

Baca Juga:

  • CLEAN-TEXS dan BMM Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Aceh dan Sumatera
  • BMM Gelar Cek Kesehatan dan Bagi Sembako di Momen Hari Ibu
  • Dari Keterbatasan Menuju Kemandirian, BMM Jatim Latih Disabilitas Jahit Sol Sepatu
  • BMM Salurkan Bantuan untuk Penyintas Bencana di Sumatera