19 Kades dan Perangkatnya Sepakat Separuh Gajinya Disumbangkan Warga Prasejahtera

15 September 2021 - 22:12 WIB
Warga Tlekung yang mendapat donasi dari separuh gaji 19 Kades dan perangkatnya.

BATU (SurabayaPost.id) – Sebanyak  19 Kepala Desa (Kades) dan perangkat desa  di Kota Batu sepakat menyumbangkan separuh gajinya kepada warga prasejahtera yang terdampak Covid-19.

 Hal tersebut, dibenarkan Ketua Asosiasi Petinggi dan Lurah (APEL) Kota Batu,Wiweko, Rabu (15/9/2021). Menurut dia, dari mereka terkumpul dana sebesar Rp 203 juta.

“Separuh gaji di bulan September untuk disalurkan kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Donasi ini dilakukan setelah jajaran Kades dan perangkat di 19 desa menggelar rapat dan sepakat. Semuanya antusias dan menyetujui untuk berpartisipasi,” kata Wiweko.

Itu, kata dia, semua Kades dan perangkat gajinya dipotong untuk diberikan kepada masyarakat sebagai wujud rasa kepedulian serta membantu kesulitan warga di masa pandemi Covid-19.

“Rinciannya, gaji Kades besarannya  Rp 2 juta dipotong 50 persen, lalu sekretaris desa mendonasikan Rp 500 ribu, dan perangkat Rp 400 ribu. Jadi total dana yang terkumpul sebesar Rp 203 juta,” paparnya.

Lantas, setiap penerima,papar dia,  mendapatkan senilai Rp 150 ribu, di masing – masing desa, menurutnya ada sejumlah 34 orang.

“Jumlah total penerima sekitar 700 orang. Untuk kriteria kita mengutamakan masyarakat pra sejahtera yang belum mendapat bantuan sosial baik dari desa, pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat,” jelasnya.

Terlebih,jelas dia, saat pandemi banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan.Dengan begitu warga sangat membutuhkan.

Kendati peran pemerintah pusat dan daerah sangat luar biasa, apalagi peran Pemkot Batu. 

“Tapi kita juga ingin berbuat, paling tidak mempunyai niat berbagi. Mekanisme penyalurannya kita awali dari Desa Tlekung berlanjut ke desa lain. Kita dahulukan di Kecamatan Junrejo dan Batu, baru nanti berlanjut di Kecamatan Bumiaji,” timpalnya.

Sementara itu, Wakil Ketua APEL, Andi Faisal Hasan mengaku terkait aksi donasinya meski tidak seberapa, setidaknya bisa bermanfaat bagi penerima.

“Jangan lihat isinya yang penting manfaatnya. Ini merupakan wujud kepedulian kepala desa dan perangkat kepada masyarakat,” kata Faizal ( Gus )