ASN Jadi Pelayan, Sutiaji: Jangan Minta Dilayani

Wali Kota Sutiaji dab Wawali Sofyan Edi Jarwoko saat melakukan ziarah ke makam taman Pahlawan

Foto: Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji dan jajarannya melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Jalan Veteran usai menggelar upacara Hari Korpri ke-50 tahun// Usai upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan, Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengikuti acara peringatan hari Korpri ke 50 secara virtual dengan pengurus Korpri Nasional//

MALANG (SurabayaPost.id) –  WALI Lota Malang, Sutiaji menekankan bahwa ASN merupakan pelayan rakyat. Makanya, kata dia,  ASN jangan minta dilayani. 

Pernyataan utk dia sampaikan  saat mengikuti rangkaian Hari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-50 tahun,  Senin (29/11/2021). 

Kala itu Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji bersama Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso, ST., MT. Mereka  bersama  sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Malang lainnya menggelar upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Jalan Veteran, Senin (29/11/2021).

Pada peringatan Hari Korpri ini mengusung tema besar ‘ASN Bersatu, Korpri Tangguh, Indonesia Tumbuh.’ Usai memimpin upacara, Wali Kota Sutiaji melakukan tabur bunga di beberapa makam, yaitu di Brigjen Sugiono bin Akad Martoatmodjo yang juga mantan Wali Kota Malang kala itu. Ia lahir di Blitar 28 Agustus 1928 dan meninggal di Malang 15 Agustus 2004.

Tabur bunga kemudian dilanjutkan ke makam Kol. Inf. Soesamto yang juga mantan Wali Kota Malang. Ia lahir pada 22 Februari 1941 dan meninggal pada 30 Juli 2008. Tabur bunga secara simbolis ini berlanjut ke makam Wakil Wali Kota Malang H. Wakaf bin Salimo yang lahir pada 12 Agustus 1940 dan meninggal pada 29 Maret 2019.

“Para pahlawan itu juga sosok guru dan kita bisa mengambil banyak pelajaran dari apa yang mereka lakukan di kala itu. Seperti rela berkorban mempertaruhkan harta, jiwa dan raga untuk merebut kemerdekaan. Rela berkorban seperti mereka bisa menjadi teladan bagi para guru atau tenaga pendidik saat ini. Bagaimana mereka melahirkan calon pemimpin masa depan bangsa ini yang berkarakter,” ujar Wali Kota Sutiaji.

Menurutnya, guru mempunyai peranan penting dan turut menentukan masa depan bangsa ini melalui anak didik mereka. Oleh sebab itu, seorang guru harus benar-benar mempunyai keilmuan yang mumpuni dan dapat mempertanggungjawabkan semua yang diajarkan itu kelak.

“Seorang guru pun hendaknya jangan hanya bisa mengajar di kelas, tapi bagaimana menjaga dan menjalin hubungan baik dengan siswa maupun wali murid,” imbuhnya.

Ditambahkan pria berkacamata itu, di tengah era yang serba digital ini, guru harus mengikuti kemajuan teknologi informasi. Sehingga tidak ada lagi nantinya guru yang tidak kompeten. Seorang guru juga harus terus belajar agar pengetahuannya semakin luas, serta tidak ketinggalan jika ada bidang keilmuan terkini.

Dari TMP, rangkaian Hari Korpri kemudian dilanjutkan dengan acara virtual di gedung Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Balai Kota Malang dengan pengurus Korpri Nasional. Tak hanya kepada para tenaga pengajar, orang nomor satu di Pemkot Malang itu juga berpesan kepada anggota Korpri Kota Malang agar bisa melayani masyarakat dengan lebih baik lagi. “ASN harus menjadi pelayan dan bukan minta dilayani,” pungkasnya. (Lil).

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.