MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Ketua Komisi C DPRD Kota Malang, M. Anas Muttaqien, melaksanakan reses dengan menghadirkan puluhan anggota PMII dari berbagai kampus di Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi antara anggota Dewan dengan konstituennya.
Anas mengatakan bahwa aktivis mahasiswa saat ini menghadapi tantangan berbeda dengan aktivis pada jamannya dulu. “Anak-anak aktivis jaman sekarang terkesan lebih dimanja dan lebih apatis terhadap dunia aktivis,” ujar Anas, Senin (9/2/2026).
Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, membuat anak-anak mahasiswa lebih banyak memilih kesibukan di dunia media sosial daripada terlibat dalam kegiatan organisasi atau sosialisasi.

Anas siap membantu dan mendukung kegiatan aktivis mahasiswa. “Semua aktivis mahasiswa ini kita support. Jadi, di Dewan ini harus ada aktivis,” katanya.
Edi Purwanto, Anggota Komisi Informasi Propinsi Jawa Timur, menambahkan bahwa teknologi informasi saat ini memiliki kemajuan signifikan. “Saat ini, kita dengan mudah men-download buku-buku jurnal maupun e-book,” tuturnya.
Edi membandingkan bahwa jaman dahulu, akses informasi lebih sulit dan terbatas. “Perkembangan teknologi saat ini menghadirkan kemudahan bagaimana informasi yang berkembang di masyarakat begitu cepat dan sangat melimpah,” pungkasnya.
Dengan demikian, DPRD Kota Malang berharap dapat terus mendukung dan meningkatkan peran aktivis mahasiswa dalam pembangunan kota. (lil).
