Dunia Usaha, Industri dan Satuan Pendidikan Diminta Selalu Selaras

9 April 2021 - 20:30 WIB
Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri Kemendikbud RI, Dr Ahmad Saufi, S.Si, M.Sc saat memberikan keterangan kepada wartawan

MALANG (SurabayaPost.id) – Dunia usaha, dunia industri dengan satuan pendidikan penyedia Sumber Daya Manusia (SDM), harus ada keserasian.  Sehingga bisa menciptakan kenyamanan kedua pihak untuk meningkatkan  produktivitas kinerja seperti  yang diharapkan.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri, Kemendikbud Republik Indonesia, 

Dr. Ahmad Saufi, S.Si., M.Sc mengungkapkan hal itu saat menjadi pembicara dalam Sarasehan Pendidikan Vokasi Dalam Rangka Pembangunan SDM Unggul dan Peningkatan Daya Saing Bangsa di BBPPMPV BOE Malang, Jumat (09/04/2021).

“Materi saya tentang kesesuaian dunia usaha dunia industri. Salah satunya dengan super tax. Insentif dari kementerian keuangan yang membantu satuan pendidikan dalam melakukan. Ada syarat dan ketertiban di buku saku, untuk dipelajari,” terangnya saat memberikan materi.

Suasana Sarasehan pendidikan vokasi dalam rangka pembangunan SDM unggul dan peningkatan daya saing bangsa yang digelar BBPPMPV BOE Malang di Hotel Harris Malang

Ia menambahkan, peran BBPPMPV BOE cukup besar. Salah satunya menjadi menjadi mediator dalam mewadahi pertemuan antara penyedia jenis pekerjaaan serta kesiapan tenaga kerja itu sendiri.

“Seperti saat ini, yang hadir adalah dari berbagai daerah di Indonesia. Itu artinya, jaringannya sudah cukup kuat dan luas. Nantinya, hal yang sama juga akan dilakukan. Mengingat, ada beberapa hal teknis, yang harus dibicarakan lagi. Sehingga, pada akhirnya, ditemukan kesesuaian pelaku usaha dan  pegawai,” lanjutnya. (Lil)