Kaya Antioksidan, Mahasiswa PPG UMM Sulap Rosella Jadi Lulur Alami

Kaya Antioksidan, Mahasiswa PPG UMM Sulap Rosella Jadi Lulur Alami. (ist).
Kaya Antioksidan, Mahasiswa PPG UMM Sulap Rosella Jadi Lulur Alami. (ist).

KOTA BATU (SurabayaPost.id) – Bunga rosella yang selama ini hanya dipandang sebagai tanaman hias, kini disulap menjadi produk perawatan tubuh bernilai guna. Inovasi itu dilakukan mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui pengembangan lulur alami berbahan dasar rosella.

Inovasi tersebut diperkenalkan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang digelar di Balai Desa Sumberejo, Kota Batu, Jawa Timur, pada Sabtu (27/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari Projek Kepemimpinan PPG UMM Kelompok 2.

Ketua Kelompok, Lindayani, mengatakan ide ini berangkat dari potensi lokal yang melimpah. Bunga rosella sangat mudah ditemukan di wilayah dataran tinggi, khususnya di Dusun Santrean, Desa Sumberejo. Namun, pemanfaatannya belum optimal.

“Kami melihat rosella melimpah di sini, tapi belum banyak dimanfaatkan. Kami mencoba mengolahnya menjadi lulur alami agar masyarakat tahu bahwa rosella tidak hanya cantik sebagai tanaman hias, tetapi juga punya manfaat untuk perawatan tubuh,” ungkapnya.

Gagasan tersebut kemudian dimatangkan melalui proses diskusi dan pemetaan potensi desa. Dosen Pembimbing, Dr. M. Isnaini, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa mahasiswa diajak untuk belajar merancang pemberdayaan berbasis kebutuhan riil masyarakat.

“Mahasiswa memetakan potensi yang ada dan mencari solusi pendampingan yang relevan. Akhirnya ditemukan bunga rosella yang mudah tumbuh di wilayah ini, tetapi belum banyak dikembangkan menjadi produk kosmetik seperti lulur,” ujarnya.

Kaya Antioksidan, Mahasiswa PPG UMM Sulap Rosella Jadi Lulur Alami. (ist).
Kaya Antioksidan, Mahasiswa PPG UMM Sulap Rosella Jadi Lulur Alami. (ist).

Agar produk aman dan tepat secara formulasi, pengembangan lulur ini turut didampingi Dosen Farmasi UMM, apt. Dyah Rahmasari, S.Farm., M.Farm. Menurutnya, rosella menyimpan potensi besar untuk perawatan kulit karena kaya antioksidan.

“Rosella mengandung senyawa fenolik, polifenol, flavonoid, serta vitamin yang memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan ini berpotensi membantu melindungi kulit dari radikal bebas. Serbuknya juga bisa dimanfaatkan sebagai scrub untuk membantu mengangkat sel kulit mati,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai bahan lokal, rosella mudah diperoleh dan potensinya akan semakin kuat apabila didukung standardisasi bahan baku, formulasi yang tepat, serta uji mutu dan keamanan.

Proses pembuatannya pun tergolong sederhana dan bisa dipraktikkan di rumah. Bunga rosella disortir dan dicuci bersih, lalu dikeringkan tanpa pemanasan berlebihan. Setelah kering, dihaluskan dan diayak hingga menjadi serbuk halus. Serbuk disimpan dalam wadah bersih dan tertutup.

Untuk pemakaian, cukup campurkan satu sendok serbuk rosella dengan dua sendok air mawar, aduk hingga merata, dan lulur siap digunakan sesaat setelah dibuat.

Inovasi ini disambut antusias oleh ibu-ibu PKK Desa Sumberejo. Mereka mengikuti penyuluhan dan praktik langsung pembuatan lulur. Ketua PKK Desa Sumberejo, Mulyatini, S.Pd., mengaku baru pertama kali mendapat ilmu tersebut.

“Kegiatannya sangat bagus, karena baru pertama kali ilmu tentang lulur dari rosella diberikan. Ini bisa dimanfaatkan ibu-ibu untuk kebutuhan pribadi, bahkan bisa dikembangkan menjadi keterampilan atau produk kelompok kerja PKK,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PPG UMM tidak hanya mengolah potensi lokal menjadi produk, tetapi juga mengasah kepemimpinan, kolaborasi, dan kemampuan pemecahan masalah melalui pemberdayaan masyarakat secara langsung. (lil).

Baca Juga:

  • Bekali Guru TK Keterampilan Menulis, Asosiasi Prodi PTMA dan UMM Gelar Pelatihan Cerita Anak se-Jatim
  • Dibuka Kapolda Jatim, Pesmaba UMM 2026 Cetak Gen 26 Jadi Agen Perubahan Bangsa
  • 4.000 Mahasiswa UMM Tutup KKN 2026 dengan 190 Inovasi untuk Desa, Teguhkan Semangat Kampus Berdampak
  • Hadir di UMM, Mentan Amran Sulaiman Dorong Lahirnya Entrepreneur Pangan