Komisi C DPRD Kota Malang Gelar Hearing Bersama DLH dan DPUPR-PKP

Komisi C DPRD Kota Malang Gelar Hearing Bersama DLH dan DPUPR-PKP
Komisi C DPRD Kota Malang Gelar Hearing Bersama DLH dan DPUPR-PKP

Dia memproyeksikan bahwa pembangunan drainase ini nantinya bisa memecah banjir di kawasan Suhat, jalan bunga bunga, Kedawung hingga Jalan Letjen Sutoyo.

“Jadi nanti air dilarikan ke selatan langsung menuju Sungai Brantas. Sehingga timurnya aman. Existing saat ini, saluran kan ke arah Sudimoro, itu nanti kami balik ke arah selatan (menuju Sungai Brantas),” jelasnya.

Rencananya, konstruksi drainase ini nantinya berukuran lebar 2,5 meter dan kedalaman 2,5 meter dengan panjang mencapai 1.300 meter. Durasi ketahanan drainase ini diperkirakan sampai 50 tahun.

“Dengan ukuran itu, estimasi kami, bisa menyelesaikan banjir 100 persen permasalahan banjir di Suhat, 80-100 persen banjir di Kedawung dan sebagainya,” kata dia.

Menurutnya, proses pembangunan drainase ini nantinya akan dimulai setelah lebaran 2025. Namun Wali Kota Malang juga masih akan berkoordinasi dengan Pemprov Jatim agar dampak lingkungan bisa dicegah. (lil).

Baca Juga:

  • DPRD Kota Malang Desak Evaluasi BPJS PBID Tak Aktif, Bayu Reksi Aji: Jangan Sampai Warga Jadi Korban
  • DPRD Kota Malang Usulkan Kembalikan Dana Pendidikan 100% untuk Sekolah Rakyat
  • Anggota DPRD Ginanjar Yoni Wardoyo Serap Aspirasi Layanan BPJS: Jaminan Kesehatan Warga Jadi Prioritas
  • DPRD Kota Malang Dukung Gagasan BUMRT untuk Peningkatan Ekonomi Warga