Kreatifitas Satlantas, Pajang Patung Robot Transformers dari Knalpot Brong Sitaan di Polresta Malang Kota

Patung Robot Transformers dari Knalpot Brong Sitaan terpajang di Polresta Malang Kota
Patung Robot Transformers dari Knalpot Brong Sitaan terpajang di Polresta Malang Kota

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Kreatifitas Satlantas Polresta Malang Kota sangat luar biasa. Mereka memanfaatkan ratusan knalpot brong hasil sitaan disulap menjadi karya seni. Itulah “Monumen patung Transformers’, sebuah karya untuk edukasi penerapan disiplin.

Monumen tranformer dibuat setinggi 3 meter dan lebar sekitar 1,5 meter itu, kini berdiri tegak di samping gapura masuk Polresta Malang Kota.

Monumen ini diresmikan pada Sabtu (16/09/2023) sekaligus dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru dan peresmian kantor layanan terpadu Sarja Arya Racana.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim, menjelaskan, monumen ‘Disiplin’ ini dibuat atas ide Kapolresta Malang Kota Kombespol Budi Hermanto.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim dan Kasi Humas Iptu Eko Novianto
Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Akhmad Fani Rakhim dan Kasi Humas Iptu Eko Novianto

Patung dengan tinggi sekitar 3 meter didominasi warna biru itu dipajang di depan gerbang masuk Polresta Malang Kota. Sekilas, monumen itu mirip dengan robot Transformers, namun dibuat penuh dari knalpot.

“Kami buat bentuk robot agar tidak meninggalkan kesan estetika dan tidak jauh-jauh dari bentuk kendaraan,” ujar Fani.

Tujuan dibuatkan monumen itu, kata dia, untuk mengingatkan masyarakat terutama pengguna kendaraan bermotor agar berkendara dengan aman dan menggunakan mesin standar pabrik.

“Bahan baku knalpot brong dari penilangan yang dilakukan anggota dari pengendara. Total ada 210 knalpot brong yang digunakan,” jelasnya.

Kompol Akhmad Fani Rakhim memberikan keterangan kepada wartawan
Kompol Akhmad Fani Rakhim memberikan keterangan kepada wartawan

Pembuatan monumen itu dilakukan selama tiga bulan. Pembuatnya adalah seniman dari Kota Malang sendiri bernama Firman.
Fani berharap, monumen ‘Disiplin’ bisa menambah kesadaran masyarakat saat berkendara di jalan.

“Kami harap masyarakat makin sadar pentingnya keselamatan dan tertib di jalan agar bisa menghindari kecelakaan diri sendiri serta orang lain,” pungkasnya. (Lil)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.