Mahasiswa PMM-2 IKIP Budi Utomo Malang, Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Desa Pujiharjo

22 October 2022 - 23:38 WIB
Mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka (PMN-2) IKIP Budi Utomo Malang mengirimkan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Jawa timur (ist)
Mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka (PMN-2) IKIP Budi Utomo Malang mengirimkan bantuan kepada korban terdampak banjir bandang di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Jawa timur (ist)

MALANG (SurabayaPost.id) – Mahasiswa dari program Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM-2) IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, kirimkan bantuan untuk korban banjir di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (22/10/2022). Bantuan tersebut disalurkan mahasiswa program PMM2 IBU dengan menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya.

Sebagaimana diketahui, banjir bandang yang melanda Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, mematik rasa empati warga Malang Raya. Termasuk dari IKIP Budi Utomo Malang dan PWI Malang Raya.

Terlebih lagi, sekitar 400 lebih kepala keluarga terdampak banjir bandang tersebut. 12 rumah diantaranya rusak parah. Hingga tidak mungkin lagi dihuni. Sementara rumah lainnya, rata2 rusak parah. Akibat luapan air sungai Tundo dan Purwo.

Kontribusi sosial peduli bencana PMM2 IKIP Budi Utomo Malang (ist)
Kontribusi sosial peduli bencana PMM2 IKIP Budi Utomo Malang (ist)

“Selain mereka melaksanakan perkuliahan, juga kita kenalkan dengan kehidupan sehari-hari di Malang Raya. Salah satunya dengan ikut berempati, atas terjadinya bencana alam, yang melanda warga Pujiharjo,” ujar Rektor IKIP Budi Utomo (IBU), Assoc Prof. Dr. H. Nurcholis Sunuyeko, M.Si, Sabtu (22/10/2022).

Menurutnya, peserta PMM adalah mahasiswa dari luar Malang Raya. Dengan mereka berlibat langsung, untuk membantu korban bencana alam, sekaligus memberikan kontribusi sosial, bagi sesama rakyat Indonesia.

Pria yang akrab disapa Sam Rektor itu pun menjelaskan, sekitar 30 peserta PMM, didampingi dosen dan mentor dari IBU, terjun langsung ke lokasi bencana. Untuk menyerahkan bantuan secara langsung. Diantaranya turun ke Dusun Krajan. Salah satu lokasi paling parah.

Salah satu dosen pendamping mahasiswa PMM2 IKIP Budi Utomo Malang didampingi Ketua PWI Malang Raya menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban terdampak banjir bandang di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Jawa Timur (ist)
Salah satu dosen pendamping mahasiswa PMM2 IKIP Budi Utomo Malang didampingi Ketua PWI Malang Raya menyerahkan bantuan kepada perwakilan korban terdampak banjir bandang di Desa Pujiharjo Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang Jawa Timur (ist)

Sementara itu, Nurul Aqilah salah satu peserta PMM IBU dari Universitas Muhammadiyah Kendari mengaku terharu melihat kondisi korban terdampak banjir bandang tersebut.

“Kami mahasiswa PMM-2 dari seluruh tanah air, merasa terharu dan bangga telah diajak oleh kampus IKIP Budi Utomo Malang, untuk lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Nurul Aqilah.

Dengan kontribusi sosial ini, tambahnya, mereka juga bisa belajar tentang Ke-Budi Utama-an.

“Kami diajak berkontribusi sosial pada daerah terdampak bencana alam banjir, di Desa Pujiharjo Kabupaten Malang ini.”
“Kami mendoakan agar para korban cepat bangkit. Apa yang kami kontribusikan, baik tenaga maupun materi, mudah-mudahan bisa membantu saudara kita yang membutuhkan,” tambah Muhammad Usrap, peserta PMM lainnya, yang juga ikut turun langsung ke lokasi bencana sembari menyebut Untuk jumlah peserta PMM – 2 IBU, sebanyak 255 mahasiswa dari 52 perguruan tinggi di Indonesia.

Inilah mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM2) IKIP Budi Utomo Malang (ist)
Inilah mahasiswa program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM2) IKIP Budi Utomo Malang (ist)

Sementara itu Kepala Desa Pujiharjo, Hendik Arso Hadi Winulyo, SH., menyampaikan terima kasih atas kepedulian IKIP Budi Utomo. Yang sudah peduli terhadap warga Pujiharjo.

“Sebelumnya juga telah ada mahasiswa IKIP Budi Utomo yang melakukan KKN di desa kami. Selama satu bulan mereka di desa kami, benar-benar sangat membantu,” katanya.

Hendik juga berharap, ke depannya para pemuda, termasuk mahasiswa IKIP Budi Utomo, lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap masyarakat sekitar. Sebagai wujud pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Semoga IKIP Budi Utomo, selalu sukses mencetak generasi muda yang tangguh dan berguna bagi bangsa dan negara,” tandas Kades Hendik. (*)