MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Universitas Insan Budi Utomo (UIBU) terus mendorong mahasiswanya agar makin adaptif terhadap perkembangan teknologi. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kuliah tamu yang membekali sekitar 250 mahasiswa lintas program studi dari Fakultas Eksakta dan Keolahragaan (FEK) serta Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dengan kemampuan mengoptimalkan Artificial Intelligence (AI) untuk digital marketing dan peluang bisnis, Jumat (9/10/2026).
Kegiatan yang menghadirkan dua pakar AI, Ayrton Eduardo Aryaprabawa dan Jemmy Sugianto, ini diikuti gabungan mahasiswa dari Prodi Biologi, Matematika, serta Teknik. Dalam pelatihan tersebut, para peserta tidak sekadar diajari cara menggunakan AI sebagai alat bantu perkuliahan biasa, melainkan cara melatih, memberikan instruksi (prompting) yang tepat, membangun konteks, hingga mengevaluasi hasilnya agar mampu mendukung kebutuhan industri dan dunia usaha.
Dekan FEK UIBU, Dr. Adi Sucipto, M.Kes., menyambut positif pelaksanaan kuliah tamu ini. Ia menegaskan pentingnya pembekalan teknologi masa kini bagi kesiapan masa depan para mahasiswa.
”Kegiatan tadi memang membekali para mahasiswa untuk menyiapkan mereka siap mengembangkan teknologi terbaru yang disebut dengan AI. Jadi AI itu bisa digunakan selain sebagai mahasiswa, juga untuk bidang bisnis. Bagus sekali,” ujar Dr. Adi Sucipto.
Kemampuan mengarahkan AI secara efektif sangat relevan dalam digital marketing, mulai dari menyusun strategi pemasaran, merancang konten promosi kreatif, hingga mengeksplorasi ide bisnis baru. Inisiatif ini sekaligus memperkuat semangat entrepreneurship yang menjadi ciri khas UIBU, yaitu mendorong mahasiswa membaca peluang dan mengubah pengetahuan menjadi nilai ekonomi.
Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh para peserta. Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa pembekalan ini memberikan sudut pandang baru dalam memanfaatkan teknologi secara lebih produktif.
”Selama ini, kami lebih banyak mengenal AI sebagai alat untuk membantu mengerjakan tugas. Melalui kegiatan ini, kami belajar bahwa AI perlu diarahkan dengan instruksi dan konteks yang tepat agar hasilnya sesuai kebutuhan. Ini membuka perspektif baru bagi kami untuk mengembangkan ide kreatif dan peluang usaha,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, UIBU berharap para lulusannya menjadi generasi yang adaptif, kritis dalam mengoptimalkan teknologi, serta berani menciptakan peluang bisnis di era digital. (lil).
