Mengejutkan, Eddy Wahyono Mundur Dari Bursa Pencalonan Ketua KONI Kota Malang

26 January 2023 - 15:05 WIB
Eddy Wahyono (dua dari kanan) saat konferensi pers pengunduran dirinya dari Bursa Calon Ketua KONI Kota Malang periode 2023/2027. (istimewa)
Eddy Wahyono (dua dari kanan) saat konferensi pers pengunduran dirinya dari Bursa Calon Ketua KONI Kota Malang periode 2023/2027. (istimewa)

MALANGKOTA (Surabaya Post.id) – Mengejutkan, Eddy Wahyono mengundurkan diri dari bursa pencalonan Ketua KONI Kota Malang periode 2023-2027.

Pernyataan pengunduran diri ini disampaikan Eddy Wahyono didampingi beberapa perwakilan pengurus cabor pada Rabu (25/01/2023) malam.

“Jadi di sini sekarang saya lebih memilih memberi kesempatan kepada yang lain untuk mengembangkan KONI Kota Malang,” kata Eddy.

Mundurnya Eddy dari bursa Ketua KONI Kota Malang dikatakannya sudah dipikirkan dengan baik. Banyak pertimbangan yang dirasa penting agar menjaga suasana kondusif dan memaksimalkan atlet bersiap menghadapi Porprov VIII Jatim 2023.

“Semoga atlet bisa lebih fokus persiapan Porprov karena waktunya sangat mepet. Saya dulu persiapan dua tahun saja masih merasa sangat kurang,” imbuhnya.

Ia berharap dengan kepengurusan yang baru nanti KONI Kota Malang mampu mempertahankan posisi dari Porprov 2022 sebagai runner up di bawah Surabaya.

“Kepada siapa yang melanjutkan semoga bisa lebih baik lagi. Kalau anggaran dari Pemkot Malang dilebihkan lagi bisa lebih bagus, karena prestasi harus melalui proses. Mungkin dengan kepengurusan baru bisa lebih fresh, dan punya rencana lebih baik lagi,” ujarnya.

Selanjutnya Eddy akan berkomunikasi dengan Caretaker KONI Kota Malang terkait mundurnya dirinya sebagai bakal calon.

“Secepatnya akan saya sampaikan ke tim penjaringan,” jelasnya.

“Saya juga sampaikan banyak terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut membantu pembinaan atlet di bidang olahraga, termasuk Pemkot Malang,” tandasnya.

Eddy Wahyono pose bersama. (istimewa)
Eddy Wahyono pose bersama. (istimewa)

Sebagaimana diketahui, Eddy Wahyono telah menjadi pengurus di KONI sejak 2018-2022 dan berakhir Juli 2022 lalu. Kemudian, jabatan itu di perpanjang 6 bulan oleh KONI jatim karena berbarengan dengan Porprov.

Atas pengabdiannya di KONI, Eddy yang sudah 20 tahun aktif di KONI ini, tidak lupa menyampaikan terima kasih atas support dan dukungan cabor-cabor selama dirinya menjadi ketua KONI di periode sebelumnya.

Dirinya juga telah menunjukkan kontribusinya yang cukup besar terhadap cabor-cabor, sehingga bisa menunjukkan prestasinya untuk Kota Malang

“Terima kasih kepada para cabor pada Porprov ke 7 kemarin. Sehingga bisa finish di urutan ke 2 setelah Surabaya. Karena cabor menjadi ujung tombak. Hal itu karena adanya komitmen dan ikatan batin, sehingga bisa meraih prestasi yang membanggakan dengan kenaikan emas 75 persen,” lanjut pecinta motor gede tersebut.

Ia pun berharap, pengunduran dirinya dalam bursa Bacalon ketua KONI kota malang tidak berpengaruh pada Porprov mendatang, harapannya para cabor tetap komitmen menjalin ikatan batin yang kuat, untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Malang.

Sementara itu, salah satu Cabang Olahraga Tarung Drajat, Purwono Cokro Darsono mengaku menyayangkan keputusan Eddy Wahyono. Namun demikian, ia menghargai dan menghormati keputusan tersebut.

“Saya kira, olah raga itu prestasi ya. Terkait keputusan yang diambil Pak Edy, kami sangat menyayangkan. Namun kami tetap menghormati itu. Dan kami telah bersama sama sekitar 4 tahun, dan banyak memberikan arahan untuk prestasi,”pungkasnya. (Lil)