Pemkot Malang Keruk Sampah dan Sedimen di Koridor Mayjen Sungkono

Pemkot Malang keruk sampah dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang (ist)
Pemkot Malang keruk sampah dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono, Kecamatan Kedungkandang (ist)

MALANGKOTA (SurabayaPost.id) – Upaya normalisasi saluran terus digencarkan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui giat pengerukan sedimen dan sampah di saluran. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang pada Senin (18/7/2022) menyasar saluran di koridor Jalan Mayjen Sungkono, tepatnya di sekitar kawasan hunian Puri Cempaka Putih, Kecamatan Kedungkandang.

Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, MT menuturkan, bahwa ini menjadi lokasi pengerukan kedelapan yang telah dilakukan sejauh ini setelah pekan lalu di Kecamatan Sukun.

“Di lokasi ini kami kombinasikan antara alat berat dengan manual. Karena lokasi tidak semua bisa dijangkau alat berat,” terang Diah.

Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, saat berada di lokasi pengerukan dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono
Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, saat berada di lokasi pengerukan dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono

Pada titik kali ini volume sampah yang ditemukan menyumbat aliran air cukup banyak dan tim berhasil mengangkat dalam jumlah signifikan di hari pertama pengerjaan. Diah memperkirakan butuh waktu lebih dari tiga hari untuk menuntaskan pekerjaan di lokasi yang belum tersentuh penanganan intens selama beberapa tahun itu.

Seluruh rangkaian pengerukan yang dilakukan di berbagai tempat, menurutnya Diah bagian dari arahan Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji untuk meningkatkan kesiapan menghadapi musim hujan mendatang.

Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, saat berada di lokasi pengerukan dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono
Plt. Kepala DPUPRPKP Kota Malang Ir. Diah Ayu Kusumadewi, saat berada di lokasi pengerukan dan sedimen di Koridor Mayjen Sungkono

Diah juga mengimbau masyarakat saling mengingatkan agar tidak membuang sampah dan material yang bisa mengganggu saluran. Terlebih perubahan iklim yang di antaranya membawa konsekuensi kenaikan intensitas hujan dan cuaca ekstrim turut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi di berbagai daerah.

“Harapannya tentu ini langkah nyata, kami mulai agar risiko banjir dan genangan bisa ditekan. Masih banyak lokasi lain, insyaallah kita tangani satu persatu, masyarakat monggo juga bantu buang sampah tidak di saluran,” pungkasnya. (*)

Baca Juga:

  • Wakil Walikota Ali Muthohirin Tegaskan, ASN Pemkot Malang Dilarang Bawa Mobil Dinas Buat Mudik
  • Pemkot Janji Benahi Pasar Blimbing, Walikota Wahyu Hidayat: Kami Cari Solusi Terbaik
  • Dari Pondasi Membangun Legacy, Pj. Walikota Iwan Apresiasi Kinerja Seluruh ASN Pemkot Malang
  • Didukung APBD Provinsi, Pj. Walikota Iwan Kurniawan Optimis Penanganan Banjir Suhat Teratasi
  • Dukung Progress Penurunan ATS, Pj. Walikota Iwan Rancang Program Motivasi untuk Anak Tidak Sekolah
  • Sambut Ramadhan, Pemkot Malang Rancang Langkah, Mulai Tekan Inflasi Hingga Aturan Hiburan Malam
  • Musrembang Kecamatan Lowokwaru Untuk RKPD 2026, Usulan Pembangunan Infrastruktur Masih Mendominasi
  • Kota Malang Bakal Menggelar Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis Mulai Februari 2025
  • Pererat Tali Silaturahmi, Pemkot Malang Gelar Laga Persahabatan dengan Pemkab Lamongan
  • Pemkot Malang Rencanakan Perbaikan Jembatan Glendang Pakem, Pj Walikota Malang: Perbaikan Melalui Anggaran BTT 2025
  • Be the first to comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.